Usia 30 Rentan Kena Serangan Jantung Akibat Medsos

Pria sesak napas.
Sumber :
  • Pixabay/ HansMartinPaul

VIVA.co.id – Lagi-lagi media sosial (medsos) berperan besar dalam kehidupan banyak orang. Keasikan dalam menggunakan medsos, membuat tubuh minim bergerak dan memicu penyakit berbahaya.

Semenjak medsos hadir, banyak manfaat yang sebenarnya diambil oleh masyarakat. Tapi, medsos juga berperan besar dalam memicu penyakit berbahaya.

"Mulai banyak yang hobi main medsos, gerakannya jadi makin pasif. Biasanya jarinya saja yang gerak, tubuhnya jarang gerak. Begitu aktivitas kurang, penyakit tidak menular akan lebih cepat hadir," ujar Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, dr. Leny Pintowari, SpKO, kepada VIVA.co.id.

Menurutnya, zaman medsos ini menjadi era penyakit jantung menimpa individu berusia 30 hingga 40 tahun. Tidak hanya itu, ragam penyakit tidak menular lainnya turut mengintai atau bahkan hanya sekedar gejalanya saja.

"Obesitas, kencing manis, serangan jantung dan kanker jadi daftar penyakit berbahaya yang mengintai. Selain itu, ada gejalanya seperti kolesterol tinggi, asam urat tinggi, tekanan darah tinggi," papar Leny.

Semua gejala buruk tersebut disebut sebagai sindroma metabolik. Di mana, sindrom tersebut semakin dipercepat dengan haya hidup di zaman medsos tersebut.

"Jadi, dengan kurang gerak, semua gejala dan penyakit itu akan tumbuh semakin dini. Makanya, ke depan kita harus masuk di era antiaging artinya kita harus menua dengan sehat," jelasnya