Kenali Jenis Stroke Akibat Bekuan Darah

Ilustrasi stroke.
Sumber :
  • Pixabay/ Geralt

VIVA – Sering disebut sebagai 'brain attack' atau serangan otak, stroke adalah penyebab kecacatan dan kematian nomor satu di Indonesia. Stroke terjadi akibat terhambatnya suplai oksigen dan nutrien ke otak terganggu karena pembuluh darah tersumbat atau pecah.

Tidak seperti yang selama ini kita kenal, ternyata stroke memiliki dua jenis berdasarkan penyebabnya. Yang paling sering terjadi adalah Stroke Iskemik. Jenis stroke ini terjadi akibat sumbatan.

Berdasarkan rilis Komunitas Stroke yang diterima VIVA Senin 28 November 2017, Stroke Iskemik dibagi lagi menjadi dua, yaitu Stroke Emboli yaitu Stroke Iskemik yang terjadi akibat bekuan darah atau plak yang terbentuk di dalam jantung atau pembuluh arteri besar yang masuk ke otak. Lalu yang kedua adalah Stroke Trombotik, stroke ini terjadi akibat bekuan darah atau plak yang terbentuk di dalam pembuluh arteri yang mensuplai darah ke otak.

Selain Stroke Iskemik, ada juga Stroke Hemoragik atau yang disebut dengan stroke berdarah. Stroke ini juga terbagi dua yaitu, perdarahan Intraserebral yaitu pecahnya pembuluh darah dan darah masuk ke dalam jaringan yang menyebabkan sel-sel otak mati sehingga berdampak pada kerja otak berhenti. Penyebab paling sering adalah akibat hipertensi. 

Satu lagi bernama perdarahan Subarachnoid, yaitu pecahnya pembuluh darah yang berdekatan dengan permukaan otak dan darah bocor di antara otak dan tulang tengkorak. Penyebabnya bisa berbeda-beda, tapi biasanya karena pecahnya Aneurisma.