Bebek Timbungan, Hidangan Para Raja Bali yang Dimasak Selama 8 Jam

Bebek Timbungan.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Diza Liane

VIVA – Selain ragam kekayaan alam, kuliner Bali juga terkenal dengan kelezatannya. Salah satu yang khas dan sudah menjadi makanan favorit yaitu bebek timbungan, yang ternyata jadi menu andalan raja di Bali.

Bebek timbungan merupakan olahan bebek yang dimasak dengan bambu muda. Bebek tersebut diberi bumbu lalu dibiarkan selama beberapa saat atau dalam bahasa Jawa disebut diungkep.

Bebek merupakan makanan khas para raja di Bali karena filosofinya yang cukup mendalam. Di Bali, bebek dianggap sebagai binatang yang dihormati karena otaknya yang cemerlang.

Baca juga: Awas Jangan Mandi Setelah Makan, Ini Dampak Buruknya

"Prinsipnya jadi pintar, maka dengan menikmatinya akan semakin pintar. Sejak zaman dulu sudah ada dan dimakan para raja dan tamu kenegaraan, tapi sekarang langka karena sulit mengolahnya," ujar Executive Chef Bebek Timbungan Bali, Ida Bagus Udiana, beberapa waktu lalu.

Chef Ida Bagus melanjutkan bahwa bambu untuk olahan bebek timbungan akan mengandung bau khas yang harum saat dimasak. Dalam bumbu ungkepnya sendiri, terdapat 46 jenis rempah yang bakal memberi rasa nikmat.

"Bumbu dari 46 jenis herb (rempah) termasuk daun jinten, akar galangal, kencur, kunyit, batang serai, bunga kecombrang dan sebagainya," ungkap Chef Ida Bagus.

Lalu, bagaimana ya proses pengolahan bebek timbungan ini? Nah, setelah dibumbui, bebek tersebut dibiarkan selama 6 jam aga? bumbu menyerap sempurna.

Selanjutnya, bebek yang telah dimarinasi akan direbus selama 4 jam lamanya. Usai direbus, bebek dimasukan ke dalam bambu dan dibakar selama 8 jam.

Enggak heran, sajian bebek timbungan ini bakal bikin lidah kamu dimanjakan banget dengan kelezatan rempah. Belum cukup di situ, karena olahannya yang lama juga membuat daging bebeknya empuk banget!

Bebek timbungan ini disajikan dengan cara megibung atau di Jawa mirip dengan liwetan. Jadi, dalam satu piring besar terdapat bebek timbungan serta menu makanan lainnya.

"Megibung berarti penghormatan untuk kebersamaan. Presentasinya ada sate lilit ikan dan ayam, udang, perkedel jagung, dan ayam asap biru maru," jelas Ida.