Daftar Makanan 'Haram' Tapi Sehat
Senin, 25 Maret 2013 - 11:36 WIB
Sumber :
VIVAlife - Berat badan ideal sepertinya tak perlu lagi ditawarkan. Semua orang berlomba untuk mendapatkan tubuh sehat dengan bentuk menarik. Tidak hanya pembicaraan di kalangan wanita, pria pun kerap membicarakan menu diet. sederet makanan pun menjadi "haram" karena dianggap membuat tubuh melar.
Baca Juga :
Sebut saja makanan dengan kandungan lemak dan karbohidrat yang kemudian dicoret dari daftar konsumsi harian. Padahal menurut Rania Batayneh, ahli gizi dan penulis buku the Diet 1:1:1, dua bahan ini tetap diperlukan untuk diet seimbang. Dilansir iVillage, berikut jenis makanan sehat yang sebenarnya tidak perlu dihindari dalam diet.
Pasta
Makanan sumber karbohidrat dan gluten ini paling minim dikonsumsi dengan alasan mencetuskan kegemukan. Rania Batayneh, menjelaskan bahwa pasta sebenarnya tinggi asam folat, zat yang dibutuhkan untuk kesehatan otak. Selain itu pasta juga memiliki indeks glikemik normal, yakni 41. Jumlah yang hampir sama dengan satu buah pir, dan lebih rendah dari berbagai jenis roti.
Mentega
Para ahli gizi pun merekomendasikan mentega dalam menu diet. Mentega dikatakan memiliki lemak jenuh seperti yang ada pada daging merah dan keju. "Mentega yang terbuat dari sapi pemakan rumput, mengandung asam linoleat tinggi yang dibutuhkan untuk kesehatan jantung dan penurunan berat badan,” papar Batayneh. Ia menambahkan bahwa mentega juga memiliki kandungan vitamin K2 yang mampu meningkatkan sistem saraf dan fungsi kardiovaskular
Keju
Seperti halnya mentega, keju juga memiliki lemak jenuh tinggi dan kandungan kalori. Namun demikian Anda tetap harus mengkonsumsinya secara seimbang. Nutrisi dalam keju seperti kalsium dikemas dengan kandungan vitamin A, B12, riboflavin, seng, dan fosfor. Protein hewani dalam keju sendiri dikaitkan dengan pencegahan kanker, dan penurunan nafsu makan.
Susu cokelat
Susu cokelat yang dibuat dari campuran susu rendah lemak dan cokelat memiliki rasio ideal karbohidrat dan protein 3:1 untuk pemulihan kesehatan otot tubuh setelah Anda beraktivitas sepanjang hari. Selain kesehatan otot, kalsium dan natrium yang dimiliki susu cokelat juga baik untuk tulang. Penelitian dari University of Texas di Galveston mengungkapkan bahwa susu dikaitkan dengan penurunan resiko kanker usus besar, penyakit jantung, dan diabetes tipe 2.