Mengapa Rasa Makanan di Pesawat Berbeda?

Ilustrasi Makanan Pesawat
Sumber :
  • iStock
VIVAlife - Jika Anda berpikir perusahaan penerbangan memberi makanan hambar, hal itu belum tentu kesalahan mereka. Pada dasarnya, Anda meninggalkan rasa normal Anda ketika di gerbang keberangkatan bandara. 

"Selera dan indera penciuman adalah hal pertama, ketika terbang di ketinggian pada 30 ribu kaki," kata kata Russ Brown, Direktur In-Flight Dining & Retail di American Airlines, seperti dilansir laman BBC.

"Rasa adalah kombinasi keduanya, dan dalam persepsi kita mengenai asin dan manis akan berkurang ketika berada di dalam kabin bertekanan, tambah Russ.

Segala sesuatu yang membentuk pengalaman dalam penerbangan ternyata memengaruhi bagaimana selera makanan Anda.

"Makanan dan minuman benar-benar memiliki rasa yang berbeda di udara, dibandingkan dengan di lapangan," kata Charles Spence, profesor psikologi eksperimental di Universitas Oxford. 

Udara kering dan tekanan yang rendah

Ketika Anda terbang di ketinggian 30 ribu kaki kelembaban kurang dari 12 persen, lebih kering dibandingkan dengan gurun. Kombinasi dari udara kering dan tekanan yang rendah mengurangi sensitivitas selera Anda untuk makanan manis dan asin sekitar 30 persen.

Hal itu, menurut sebuah studi 2010 yang dilakukan oleh Fraunhofer Institute Jerman untuk Building Physics yang ditugaskan oleh maskapai penerbangan Jerman Lufthansa.  

Makanan produksi massa

Menyiapkan dan menyajikan makanan yang lezat untuk beberapa ratus orang di atas awan bukan hal yang mudah. Karena standar keamanan pangan, semua harus dimasak di daratan. Ada makanan di kemas, didinginkan, dan akhirnya harus dipanaskan di udara. Semua ini akan mengubah rasa, bahkan jika itu disajikan di permukaan laut. 

Semprotan hidung

Dalam pendekatan yang radikal, selebriti chef Inggris, Heston Blumenthal berharap untuk membantu British Airways dalam memberikan makanan yang lebih baik dalam penerbangan. Ia melakukannya dengan mendistribusikan semprotan hidung untuk membersihkan sinus penumpang sebelum mereka makan.

Beberapa penerbangan juga menyelidiki, apakah mengubah garpu mungkin membantu, karena ketika sendok garpu berat digantikan oleh pisau dan garpu yang ringan dan menggunakan bahan plastik, hal itu membuat rasa makanan lebih buruk, kata spence.

"Dan gelas plastik murah yang kita gunakan untuk minum gin, atau tonik dan anggur tidak akan membantu sama juga," tambah Spence. 


Baca juga:


(asp)