ASI, Kunci Anak Tumbuh Sehat dan Bahagia

Ilustrasi ibu menyusui
Sumber :
  • Pixabay

VIVA – Probiotik adalah bakteri atau mikroorganisme hidup yang bila dikonsumsi dalam jumlah yang adekuat dapat memberikan kesehatan bagi host, (tubuh manusia).

Spesialis anak konsultan, Dr. Frieda Handayani, Sp.A (K) menjelaskan bahwa probiotik sendiri terdapat dua jenis yakni bakteri baik dan bakteri jahat. Bakteri baik memiliki peranan penting mulai dari membantu fungsi tubuh berjalan baik, mempertahankan tubuh dari infeksi bakteri jahat, dan menekan pertumbuhan bakteri tidak baik yang dapat menyebabkan infeksi dan peradangan.

Frieda menambahkan, sumber probiotik secara alami ada pada Air Susu Ibu (ASI). Maka dari itu, penting bagi bayi yang baru lahir untuk mendapatkan ASI eksklusif secara langsung dari ibu. Sebab, ASI dapat meningkatkan jumlah bifidobacterium (probiotik yang dominan dalam usus bayi sejak lahir).

"Di awal kehidupan bayi, asupan probiotik didapatkan dari ASI. ASI mengandung probiotik, zat yang berfungsi sebagai asupan untuk bakteri baik dalam tubuh agar asupannya tetap terjaga," jelas dia dalam virtual conference Mitos dan Fakta Bakteri Baik Saluran Cerna, Kalbe, Rabu 25 November 2020.

ASI kaya nutrisi dan saling melengkapi, sehingga ketika ASI itu masuk ke perut akan terjadi keseimbangan pada jumlah bakteri yang ada saluran cerna. Sehingga ini dapat mempengaruhi kondisi bayi.

"ASI itu lengkap kaya akan nutrisi dan saling melengkapi. Ketika masuk perut bayi, ASI itu akan terjadi keseimbangan di saluran cerna. Ini akan berdampak pada kondisi bayi, bayi akan happy, tidak mengalami gangguan pencernaan, tumbuh kembangnya optimal dan imunitas juga terjaga," kata dia.

Dia juga menjelaskan, dalam sebuah penelitian di tahun 2016, diketahui bahwa bila jumlah bakteri baik meningkat bayi akan sehat. Sebaliknya, jika jumlah bakteri tidak baik meningkat maka risiko penyakit, alergi, dan obesitas meningkat.