Mom Harus Tahu, Ini 7 Manfaat Anak Bermain Pasir
- Pixabay
VIVA – Banyak orangtua yang panik saat melihat anak bermain pasir karena dianggap kotor dan khawatir tertelan. Sebenarnya wajar saja, mengingat pasir menyimpan banyak bakteri dan kuman berbahaya. Namun siapa sangka, ternyata anak bermain pasir di pantai atau menggunakan pasir kinetik bermanfaat bagi tumbuh kembang si kecil, lho. Siapa bilang anak harus lebih sering berada di rumah agar terhindar dari penyakit?
Nyatanya, anak-anak yang lebih sering bermain di luar rumah malah memiliki daya tahan tubuh lebih baik daripada anak-anak yang jarang melakukannya. Sedikit berkotor-kotoran akan membantu anak untuk tidak rentan terhadap penyakit. Usia balita dikenal sebagai masa golden age. Pada masa ini, seorang anak perlu banyak diberikan stimulasi agar ia dapat meningkatkan keterampilan serta kreativitasnya.
Umumnya mengasah kreativitas dengan permainan seperti mewarnai, namun bermain pasir juga dapat meningkatkan kreativitasnya lho! Dengan mengajak anak bermain pasir, nantinya si Kecil dapat memiliki imajinasi yang baik. Ini bisa dimulai dari membuat permainan 'masak-masakan', membentuk bidang geometri, membuat istana dari cetakan pasir, ataupun hal-hal lainnya dengan menggunakan media pasir. Saat anak bermain pasir memang ada banyak hal yang harus diperhatikan. Misalnya kondisi pasir di area tertentu ada yang terkena air sehingga membuat anak lebih mudah jeblos ke dalamnya.
Mom tak perlu panik lagi dan kini wajib tahu apa saja manfaat anak bermain pasir. Simak penjelasan di bawah ini ya!
1. Meningkatkan kreativitas dan imajinasi anak
Ilustrasi anak main pasir
- Pixabay
Anak-anak kerap menggunakan pasir untuk membuat sebuah bentuk seperti istana, gunung, atau apa pun yang mereka inginkan. Meski kelihatannya sepele, hal-hal kecil seperti inilah yang dapat membantu anak dalam membangun imajinasinya.
Dengan membiarkan anak bermain pasir, Anda mungkin akan mengetahui potensi lain yang tak pernah terlihat sebelumnya. Baik dari cara si kecil menggunakan benda-benda lain seperti mobil-mobilan sebagai pelengkap rumah pasirnya, atau bagaimana ia melakukan cara tertentu agar istananya tak mudah hancur. Melalui kegiatan bermain inilah anak akan belajar untuk menciptakan sebuah produk dari awal sampai akhir.