Seni Komunikasi Ini Jadi Kemampuan Tepat Generasi Muda Atasi Konflik Masa Depan

ilustrasi anak belajar.
Sumber :
  • Pixabay

Sekolah HighScope Indonesia percaya bahwa pembelajaran yang paling baik adalah pembelajaran yang sedekat mungkin dengan kehidupan sebenarnya (real life experience). Untuk itulah kegiatan belajar mengajar diatur sedemikian rupa agar dapat mengakomodasi nilai-nilai (value) maupun kemampuan (skills) yang dibutuhkan oleh siswa untuk bisa sukses di masa yang akan datang. 

"Semoga kelak anda semua menjadi bagian dari aktor atau diplomat, yang dapat berperan aktif dan ikut serta dalam menjaga ketertiban dunia dan mencapai kesejahteraan umat manusia serta menegakkan perdamaian dunia," tambahnya.

Keterampilan lain yang dibutuhkan di abad 21, seperti keterampilan berbicara di depan publik (public speaking), keterampilan menulis (writing skill), keterampilan bernegosiasi (negotiation skill), keterampilan melakukan riset/penelitian (research skill), keterampilan memecahkan masalah (problem solving), pembangunan kesepahaman (consensus building), serta kompromi dan kerjasama (compromise and cooperation) pun diasah selama dua hari ini.

Ilustrasi siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah memakai tablet.

Photo :
  • RocketNews24

Selain itu, para peserta juga diharapkan untuk dapat mengenal serta belajar mengenai diplomasi, isu-isu global, dan mencari solusi atas permasalahan global sejak dini. Seluruh ketrampilan ini dibutuhkan oleh para generasi muda yang kelak akan menjadi pemimpin dan pengambil keputusan di masa depan ketika mereka menghadapi tantangan-tantangan tersebut.

Pada sesi Conference para delegasi perwakilan sekolah akan mewakili negara-negara anggota PBB dan enam komite PBB. Di dalam Committee Session inilah setiap peserta/delegasi dapat menjelaskan posisi dari negara yang mereka wakili terkait dengan isu yang dibahas, mempertahankan argumentasi dan hak-hak dari negara yang mereka wakili, serta berusaha mencari dukungan dari negara-negara lain untuk mendukung resolusi yang mereka rancang.