Usia Tepat Stimulasi Kreativitas Si Kecil

Ilustrasi balita aktif bergerak
Sumber :
  • Pixabay/techlec

VIVA.co.id – Banyak orangtua menganggap, menstimulasi kreativitas anak dimulai saat anak beranjak remaja. Padahal, masa-masa emas si kecil, berada di usia lima tahun.

Si kecil memang belum menunjukkan banyak hal terkait kreativitasnya di usia lima tahun. Namun, usia ini adalah waktu paling tepat memberikan rangsangan pada otak si kecil.

"Masa emas anak yaitu di lima tahun pertama. Walau belum melihat reaksinya di tahap awal, tapi harus diberikan rangsangan. Caranya dengan kasih orangtua dan dekat dengan anak," ujar pakar psikologi pendidikan, Dr. Tjut Rifameutia, MA., dalam acara peluncuran Kalbe Junior Scientist Award 2017, di Gedung LIPI, Gatot Subroto, Jakarta, Selasa, 21 Februari 2017.

Dengan kedekatan tersebut, Tia melanjutkan, kebutuhan kasih sayang anak dapat terpenuhi. Pemberian kasih sayang pada anak, juga harus tepat. Salah satunya dengan merespons segala pertanyaan anak agar ia mau untuk bisa mengeksplor banyak hal.

"Usahakan selalu menjawab pertanyaan anak dan beri jawaban sederhana pada pertanyaannya. Jangan abaikan pertanyaan anak. Malah, saat anak bertanya, kita bisa membuatnya mengeksplor secara mandiri," ujar dosen psikologi Universitas Indonesia itu.

Maka, peran pola asuh orangtua di lima tahun pertama usia anak, menjadi sangat krusial. Selain itu, orangtua bisa mendukung anak untuk mengikuti berbagai kompetisi guna memupuk perkembangan kreativitas otaknya.

"Ajak anak ikut lomba, seperti ikut dalam Kalbe Junior Scientist Award, anak dituntut untuk bisa menyelesaikan masalah, tapi dengan cara kreatif. Perlombaan bisa merangsang otak anak juga," kata dia. (art)