Isu LGBT Lagi, Power Rangers Lulus Sensor di Malaysia

Becky G sebagai Power Ranger Kuning
Sumber :
  • REUTERS/Mario Anzuoni

VIVA.co.id – Malaysia termasuk negara yang menunda perilisan Beauty and the Beast karena isu momen gay yang menyebar luas. Saat itu, pihaknya ingin mengkaji ulang film besutan Disney yang dibintangi Emma Watson tersebut.

Industri dan media di negara berpenduduk mayoritas muslim berspekulasi jika kondisi yang sama akan menimpa Power Rangers. Film jagoan ikonik generasi 90-an itu memang punya adegan di mana ranger kuning mempertanyakan orientasi seksualnya. Spekulasi semakin meningkat ketika sejumlah bioskop besar di Malaysia terlihat menarik penjualan tiket film ini dari situs mereka Selasa lalu. Lantas, apakah Malaysia benar kembali menunda perilisan film ini?

Pihak sensor Malaysia akhirnya menyetujui Power Rangers rilis tanpa adegan yang dipotong. Para rangers melenggang mulus ke layar bioskop-bioskop negeri Jiran tersebut mulai Kamis, 23 Maret 2017 hari ini. Dilansir Variety, film ini mendapat izin tayang dengan rating P13 atau remaja.

"Kami sudah menerima pemberitahuan (lampu hijau) dari pihak berwenang hari ini. Kami sudah mulai penjualan tiketnya," kata Maria Tan, manajer pemasaran distributor film di Malaysia.

Namun, tidak dijelaskan alasan lembaga sensor film Malaysia meloloskan film ini. Namun sebagian pihak masih merasa bahwa film-film yang mengandung LGBT tidak dibenarkan rilis mulus tanpa pemotongan adegannya, karena elemen yang digambarkan dalam film bisa memengaruhi penontonnya.