Ustaz Abdul Somad Jelaskan Hukum Jadi Artis dalam Islam, Benarkah Haram?
- YouTube Cerita Untungs
VIVA – Banyak orang masih bertanya-tanya, apakah menjadi artis dalam Islam itu haram? Pertanyaan ini akhirnya dijawab oleh Ustaz Abdul Somad (UAS) dalam sebuah kajian yang viral di media sosial.
Dalam penjelasannya, UAS menegaskan bahwa hukum asal segala sesuatu dalam Islam adalah boleh, kecuali jika ada dalil yang menunjukkan keharamannya. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
Ustaz Abdul Somad (UAS) Kunjungi MUI
- VIVA/Muhamad Solihin
“Al-ashlu fil asy-yaa-i al-ibahah. Hukum asal segala sesuatu adalah boleh,” ujar UAS yang dikutip dari YouTube Tanya Jawab UAS pada Rabu, 8 Oktober 2025.
Menurutnya, profesi artis tidak otomatis haram. Yang perlu dilihat adalah di mana letak keharamannya. Ia mencontohkan, jika seorang artis berperan sebagai ibu yang memakai jilbab dan berpakaian sopan tanpa membuka aurat, maka tidak ada alasan untuk mengharamkan profesi tersebut.
“Kalau yang diperankan itu seorang ibu pakai jilbab, pakaiannya longgar, 20 episode tidak ada yang buka aurat, di mana letak haramnya?” jelas UAS.
Begitu juga soal sentuhan dengan lawan jenis. Ia menegaskan bahwa jika dalam peran tidak ada adegan bersentuhan atau pelanggaran syariat lainnya, maka profesi tersebut tetap diperbolehkan.
Ustaz Abdul Somad
- Instagram/@ustadzabdulsomad_official
Ustaz Abdul Somad juga menyinggung tentang tari persembahan yang kerap dilakukan untuk menyambut pejabat. Ada yang bilang bahwa tari persembahan itu haram karena penarinya membuka aurat atau menggunakan kata-kata yang bernuansa penyembahan. Kemudian, UAS memberikan penjelasannya terkait hal tersebut.
“Kalau disebut tari sembah, ganti saja jadi tari welcome (tari selamat datang),” ujarnya.
Ia bahkan menyarankan agar jika memang dibutuhkan, sebaiknya yang menari adalah anak-anak kecil, bukan perempuan dewasa, agar tidak menimbulkan fitnah.
Ustaz Abdul Somad menjelaskan bahwa dalam menilai suatu hal, seseorang harus melihat terlebih dahulu di mana letak keharamannya.
"Maka kalau melihat sesuatu itu dilihat di mana letak haramnya,” katanya memperjelas.
Dalam ceramahnya, UAS juga mengajak para artis untuk membuat karya-karya yang bernilai positif tanpa harus melanggar ajaran agama. Ia mencontohkan beberapa film pendek yang berhasil menyentuh hati tanpa memperlihatkan aurat atau hal yang haram.