Dinda Kirana Keluar dari Zona Nyaman, Langsung Dapat Adegan Intim dengan Maxime Bouttier

Dinda Kirana
Sumber :
  • VIVA/Trisya Frida

Meski demikian, ia menegaskan bahwa proses pengambilan adegan intim dilakukan secara profesional. Tim produksi disebut menghadirkan intimate coordinator untuk membantu para pemain menentukan batas kenyamanan masing-masing sebelum syuting berlangsung.

“Ya overall udah disebutin sama Maxime sih jadi emang udah terasa safe dan udah terkombinasi gitu,” ujar Dinda saat ditanya soal proses adegan intim bersama Maxime.

Tak hanya itu, Dinda juga mengaku dirinya dan Maxime berusaha tetap santai selama proses syuting agar chemistry yang muncul terasa natural di layar.

“Kita juga udah profesional banget sih jadi kayak chill aja ya, chill banget,” ucapnya sambil tertawa.

Di balik adegan panas yang menjadi sorotan, Dinda ternyata harus menjalani proses pendalaman karakter yang cukup berat secara emosional. Ia bahkan menyebut hampir setiap adegan sebagai tantangan tersendiri karena harus memahami sisi psikologis Bella secara mendalam.

“Dan saat proses syutingnya sih lumayan agak perang batin ya. Lumayan harus kayak bisa menerima karakter dan sisi psikologis si Bella ini kayak gimana,” ungkap Dinda.

Menurutnya, Bella adalah karakter yang chaotic dan memiliki obsesi emosional yang rumit terhadap Aldo. Karena itu, ia harus melakukan banyak riset agar aktingnya terasa meyakinkan.

“Setiap scene itu, every scene is a challenge ya. Setiap scene adalah challenge buat aku. Karena aku harus banyak research tentang apa yang Bella sukain, terus chaos-nya dia, chaotic-nya dia, cara berpikirnya dia,” jelasnya.

Dinda juga harus memahami sisi adiksi Bella terhadap hubungan dan emosinya sendiri agar karakter tersebut terlihat hidup di layar.

“Terus adiksinya dia terhadap Aldo, terhadap hal lain gitu. Tapi ya, jadi aku harus mengerti sih ya. Aku harus mengerti karakternya Bella,” tambahnya.

Beruntung, selama proses syuting berlangsung, Dinda merasa sangat terbantu oleh arahan sutradara dan dukungan tim produksi.

“Dan untungnya dibantu juga kan sama tim, sama Mas Dom. Jadi ada guidance gitu,” katanya.

Series Bercinta dengan Maut sendiri mengangkat kisah misteri tentang Raya yang menyamar menjadi saudara kembarnya setelah sebuah kematian misterius terjadi di keluarga Ardhana. Dengan kombinasi thriller, romansa, hubungan toxic, dan konflik psikologis yang kuat, series ini diprediksi menjadi salah satu tayangan Indonesia paling ramai diperbincangkan saat tayang mulai 29 Mei 2026 mendatang.