Tips Traveling Aman di Masa Pandemi

Ilustrasi Traveling
Sumber :
  • Freepik

VIVA – Traveling bagi sebagian orang bukan hanya sekadar jalan-jalan mencari kesenangan, tapi traveling juga bisa digunakan untuk menghilangkan penat dari aktivitas bekerja yang menyita waktu, pikiran dan perasaan. Apalagi jika pekerjaan yang dijalani adalah berupa jasa yang menuntut pelayanan yang penuh untuk kepuasan klien.

Sebagaimana yang berlaku pada seorang Henry Aritonang, seorang influencer pemilik  Creative Interior Service (CIS) dan Brand Ambassador Salim Resort, Gili Air. Baginya kegiatan traveling adalah jeda sejenak, mencari inspirasi, menyegarkan pikiran untuk selanjutnya bisa lebih fokus bekerja.

Henry sejak kecil menyukai traveling. Tapi masanya kecil dulu, travelingnya masih di sekitar lingkungannya saja. Itupun dengan kegiatan game adventure, yang biasa disebut tanda jejak. Game ini biasanya menjadi favorit di kegiatan ekskul Pramuka.

Bahkan jauh sebelum gemar bermain tanda jejak, pemilik akun @henryaritonangg di masa kecilnya pernah dinyatakan hilang dari rumah hingga keberadaannya dicari oleh penduduk sekampungnya, hingga melibatkan lurah, perangkat desa dan polisi. Sebenarnya baginya bukan hilang, tapi ketidaktahuannya yang ingin mencapai langit yang ia pikir tempatnya begitu dekat, tapi kenyataannya sangat jauh di atas sana. Jadilah ia jauh meninggalkan rumah.

Beranjak dewasa, seiring dengan kepadatan aktivitas kerja, ia juga selalu meluangkan waktu untuk traveling. Tapi kali ini baginya hal itu dilakukan juga untuk melunasi rasa penasarannya pada suatu tempat. Misalnya ia ingin melihat bagaimana kehidupan di Hong Kong, suasana Sungai Mekong di Vietnam dll yang biasanya digambarkan sebagai tempat mendebarkan di film-film.

Karena kegemarannya bertraveling Henry pun didaulat sebagai brand ambassador oleh sebuah resort, Raja Salim, di tempat wisata Gili Air, Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang bisa Anda nikmati keindahannya di akun instagram @rajasalim_giliair. 

Photo :
  • Dokumentasi Henry Aritonang