Keliling Kota Rotterdam dengan Trem 'Candi Borobudur'

Trem bergambar Candi Borobudur di Kota Rotterdam Belanda
Sumber :
  • KBRI Den Haag

VIVA.co.id - Jika berjalan-jalan di kota Rotterdam, Belanda, Anda kini dapat menaiki trem yang bergambar Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko. Juga terlihat gambar Rama dan Shinta yang tengah menari dengan indahnya.

Begitu pula jika anda membuka handphone di Rotterdam, maka seketika akan muncul iklan ajakan berwisata mengunjungi ketiga candi tersebut, demikian ungkap Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag, Belanda. 

Trem dengan gambar unik dan eksotis tersebut diluncurkan Kuasa Usaha ad Interim (KUAI) KBRI Den Haag, Ibnu Wahyutomo, bersama Agus Suharyono, Asisten Deputi Bidang Usaha Industri Strategis dan Manufaktur, Kementerian BUMN pada Senin, 30 November 2015 di Rotterdam. Penyiraman air dari kendi menandakan resminya trem tersebut beroperasi keliling menarik penumpang di kota pelabuhan itu.

"Senang dan bangga karena akhirnya gambar ikon wisata Indonesia hadir di transportasi umum yang melintas di Rotterdam, kota terbesar kedua di Belanda," kata Ibnu. Dia pun berharap iklan pariwisata Indonesia melalui handphone dan transportasi umum seperti itu juga bisa dilakukan di kota-kota lain di Negeri Kincir Angin ini.

Sementara itu, Agus mengharapkan iklan unik di transportasi umum itu akan semakin menarik minat orang Belanda berkunjung ke Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, sehingga meningkatkan jumlah wisatawan asing terutama dari Belanda ke Indonesia.

Menurut dia, Kementerian BUMN akan terus meningkatkan promosi pariwisata Indonesia di Belanda selain dengan PT Taman Wisata Candi (TWC) juga menggandeng berbagai BUMN lain yang terkait.

Promosi dengan menampilkan gambar Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko dilakukan PT Taman Wisata Candi yang mengelola 3 candi tersebut.

Direktur PT TWC, Ricky Siahaan, mengatakan saat ini kantornya tengah aktif mempromosikan ketiga obyek wisata budaya itu di Belanda yang merupakan pasar terbesar untuk wisatawan dari Eropa.

Menurut Ricky, yang masih menjadi tantangan adalah memperpanjang durasi wisatawan asing untuk berada di obyek wisata itu. Oleh karena itu perlu digali ide-ide baru terkait aktivitas wisata agar turis makin lama berkunjung di ketiga obyek wisata tersebut.

Pemasangan iklan promosi melalui trem dan handphone telah lama dirancang oleh PT TWC bersama KBRI Den Haag. Perencanaannya sudah dimulai sejak awal 2015. Sengaja kota Rotterdam yang menjadi pilihan karena selain sebagai kota terbesar kedua, juga karena kota ini merupakan kota perdagangan dan mempunyai hubungan dekat dengan Indonesia, ungkap Azis Nurwahyudi,
Minister Counsellor Penerangan Sosial dan Budaya dari KBRI Den Haag.

"Trem bergambar ketiga candi tersebut akan melaju di Rotterdam sampai November 2016 dan rencananya akan ditambah dengan berbagai promosi lainnya seperti pertunjukan seni untuk lebih menarik orang Belanda ke Borobudur, Prambanan sekaligus Ratu Boko," kata Azis. (umi)