Misteri Rumah Tua dan Pohon Berusia Seratus Tahun

Pohon Ek di Prancis
Sumber :
  • Amusing Planet

VIVA.co.id - Di kota kecil Béceleuf, di departemen Deux-Sevres, ada bangunan yang menjadi tempat tinggal merpati yang cukup tua. Di masa lalu, bangunan ini milik bangsawan Pouzay di abad XV.

Meski sudah lama ditinggalkan dan diabaikan, gedung berbentuk bulat melingkar seperti mercusuar ini tidak tampak mati. Atapnya yang dibiarkan terbuka, membuat bagian dalam gedung tetap disinari matahari. Hal itu membuat sebuah pohon Ek berusia 100 tahun tumbuh tinggi. Bila dilihat dari kejauhan, bangunan itu seperti memiliki rambut kribo. Ya, puncak pohon Ek yang membuatnya seperti itu.

Dilansir dari Amusing Planet, struktur bangunan ini melingkar, dilengkapi dengan 2.700 lubang-lubang kecil. Pada masanya, di bagian dalam lubang kecil itu menjadi tempat tinggal lebih dari 5.000 merpati. Sebuah hiasan di atas tembok menjadi penghambat tikus dan musang untuk memanjat dinding dan masuk ke gedung melalui atap jendela.

Di gedung itu terlihat sebuah tangga yang disediakan untuk menuju ke atap dan mengakses sarang. Seiring waktu, atap menghilang dan digantikan oleh pohon ek yang indah, yang telah diakui sebagai salah satu pohon paling luar biasa besar dari Perancis.

Di masa lalu, burung merpati atau dovecote adalah status dan simbol kekuasaan. Hanya para bangsawan yang bisa memilikinya, bahkan mereka hanya diperbolehkan memelihara satu ekor. Burung-burung cantik itu disimpan dan dirawat oleh bangsawan pada masa itu. Namun, burung tersebut sempat dianggap mengganggu petani, khususnya pada saat menanam tanaman baru.

Ketika feodalisme di Perancis dihapuskan pada tanggal 4 Agustus 1789, hak untuk menjaga dovecot dilempar ke luar. Ribuan dovecote di seluruh Perancis tidak lagi digunakan sebagai simbol kekuasaan.

(mus)