Perang Melawan Sampah Plastik
- ANTARA FOTO/Arif Firmansyah
Secara struktural KLHK juga sedang menyiapkan roadmap pengurangan sampah oleh produsen. "Jadi setiap produsen punya peran dari mendesain ulang packaging-nya (yang ramah lingkungan), postconsumer-nya hingga membangun recycling industrinya. Karena recycling industri ini juga harus punya kapasitas besar, punya high technology juga kan, sehingga memang bisa menjadi sebuah sirkulasi ekonomi yang utuh," ujarnya.
Kedua, menurutnya KLHK berupaya mendorong perubahan perilaku masyarakat, minimal itu bagaimana bisa menjadi lifestyle, sehingga mindset masyarakat memang mengurangi sampah.
"Ketiga, kita tingkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam mengelola sampah, baik sarana maupun prasarananya. Karena memang penanganan sampah ini tidak bisa lagi dilakukan sendiri-sendiri," ujarnya.
Inovasi lain yang bisa diupayakan
Selama ini upaya yang disodorkaan kepada masyarakat adalah recycling namun nampaknya sulit jika kesadaran masyarakat tak digunakan. Hingga kini sampah plastik yang berhasil didaur ulang sekitar 11 persen dan dominan dari sektor swasta.
Di sisi lain, upaya pengolahan limbah sampah juga terus dilakukan, misalnya dengan mengembangkan teknologi aspal plastik. Inovasi itu telah diterapkan sejak 2017 lalu di beberapa wilayah di Indonesia. Ide yang diadopsi dari India tersebut diimplementasikan pada proyek percontohan di ruas jalan daerah. Uji coba tersebut telah berhasil dilakukan sebagai campuran material pembangunan jalan di Bali, hingga Bekasi, Jawa Barat.
"Masalah sampah ini kami sudah berjanji 70 persen bisa diselesaikan 10 sampai 15 tahun ke depan,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan kepada VIVA beberapa waktu lalu.
Dengan pemanfaatan sampah plastik sebagai pembangunan jalan, mantan Menteri Bidang Politik Hukum dan Keamanan itu meyakini, persoalan sampah plastik yang setiap harinya bisa mencapai delapan ribu ton dapat diselesaikan dalam waktu yang lebih cepat.
Tak hanya itu, inovasi mengolah limbah sampah juga bisa diolah menjadi sumber energi hingga menjadi barang yang dapat digunakan kembali.
Sampah botol plastik, juga telah dimanfaatkan sejumlah merek fesyen ternama. Kaus, sarung tangan hingga pakaian dalam yang terbuat dari proses daur ulang botol plastik melibatkan produsen fesyen ternama.
Bogor terapkan BOTAK untuk tanggulangi sampah plastik