Para
Jumat, 9 Juli 2010 - 21:31 WIB
Sumber :
- AP Photo/Joan Leong
Hasilnya: kredibilitas terbitan itu pun naik. Fenomena si gurita Paul, kata Vivek, tak jauh beda. Artinya, yang hendak dikatakan Vivek, bahwa kejituan ramalan si gurita Paul terjadi secara acak, alias “kebetulan” benar.
Selebihnya, si Paul tetaplah hanya seekor gurita.