'Jalur Sutra' Super Cepat
- www.railwaygazette.com
Pusat pemerintahan Malaysia kini di Putrajaya, tak jauh dari Bandara Internasional Kuala Lumpur. Sementara pusat industri lebih ke selatan Kuala Lumpur, masuk negara bagian Selangor.
Namun semua pusat-pusat baru ini terkoneksi dengan Kuala Lumpur melalui jalan tol, kereta api atau pun beragam angkutan massal lainnya. Semuanya tercakup dalam Greater Kuala Lumpur.
Cara China
Bukan hanya Malaysia yang melakukan strategi mengembangkan infrastruktur perkotaan sebagai cara membangun ekonomi. Republik Rakyat China melakukannya dalam skala yang lebih besar. Semua ibu kota-ibu kota provinsi di China melakukan strategi serupa Kuala Lumpur.
Profesor dari Universitas Peking, Fan Gang, menyatakan, infrastruktur menjadi kunci China melipatgandakan permintaan. Permintaan meningkatkan produktivitas.
"Salah satu dari dasar penilaian kita adalah siapa yang bisa menciptakan permintaan akan memenangi inisiatif di ekonomi masa depan," kata Direktur Institut Pembangunan China itu dalam tulisannya "The Twelfth Five-Year Plan and the Megatrend of Urbanization" yang terdapat dalam buku "Where is China Going" yang diterbitkan tahun 2012.
Infrastruktur konstruksi bersama infrastruktur perkotaan dan pembentukan formasi kota-kota akan mendorong mesin permintaan ekonomi. Investasi infrastruktur ini meliputi kereta bawah tanah, kereta cepat, dan perumahan.
Pengembangan infrastruktur ini menjawab syarat mendasar bagi industrialisasi untuk membangun permintaan, yaitu urbanisasi atau migrasi pekerja dari perdesaan ke perkotaan.
Ekonom China Wu Jinglian, dalam buku yang sama, menyatakan, perubahan ekonomi China sejak era keterbukaan yang dicanangkan Deng Xiaoping 1980-an, bersandar pada empat pendekatan. Pertama, mendorong urbanisasi para pekerja pedesaan ke perkotaan untuk mencari pekerjaan di bidang nonpertanian.
Kedua, meningkatkan kemampuan industri pemrosesan dan manufaktur dan mengembangkan industri manufaktur modern. Ketiga, mempercepat pembangunan industri jasa. Dan keempat, mewujudkan integrasi informatisasi dan industrialisasi dan mengubah keseluruhan ekonomi nasional dengan teknologi informasi.
www.beijingchina.net.cn
Kebijakan mendorong urbanisasi membuat kota-kota besar China dipenuhi anak-anak muda dan bahkan tenaga kerja migran dari Afrika atau Asia Selatan. Kota-kota favorit umumnya di pantai timur China yang infrastrukturnya relatif lebih baik daripada di pedalaman China. Daerah Otonom Uygur Xinjiang yang terletak di paling barat di pedalaman jelas masih kalah jauh dibandingkan provinsi lain di pantai timur China.
"Kami ini adalah termasuk less developed (tertinggal-red) di China," kata Kepala Kantor Urusan Luar Negeri Xinjiang, Wu Guangrong, saat menjamu delapan jurnalis dari Indonesia dan Malaysia di kantornya, awal Agustus 2015 lalu.
Namun meski tertinggal, infrastruktur Xinjiang mulai dibenahi habis-habisan. Sejak tiba di Bandara Urumqi, Ibu Kota Xinjiang, kami selalu melintasi jalanan mulus yang sebagian besar melayang. Lampu-lampu jalan yang LED mewarnai perjalanan kami menuju hotel. Nyaris tak ditemui jalan rusak.
Wu Guangrong memfasilitasi kami mendatangi Urumqi Economic and Technological Development Zone (UETD), sebuah area seluas 480 kilometer persegi yang disiapkan sejak 1994 sebagai kawasan industri di Daerah Otonom Xinjiang.