Berangus Mobil Gerandong
- VIVA.co.id/Yasin Fadilah
Menurut pengakuan Putu, proyek mobil pedesaan terbuka untuk umum. Artinya, semua warga Indonesia diperbolehkan turut serta dalam pembuatan mobil tersebut. "Kemenperin yang pegang hak patennya. Siapa yang mau bikin, selagi memenuhi syarat yang diberikan, silahkan bikin," tuturnya.
Sayangnya, hingga kini prosedur pembuatannya belum disusun dengan sempurna. "Kami belum sampai sedetail itu. Mungkin nanti dengan salah satu balai atau Disperindag (Dinas Perindustrian dan Perdagangan)," sambung dia.
Yang jelas, lanjut Putu, Kemenperin sudah minta asosiasi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) untuk turut berpartisipasi, terutama yang selama ini sudah ikut di dalam program Kendaraan Bermotor Hemat Energi dan Harga Terjangkau atau low cost green car (LCGC).
Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Warih Andang Tjahjono, mengakui telah mendiskusikan hal itu bersama Kemenperin. "Kami membantu persiapan pengembangan mobil pedesaan itu," kata Warih saat dihubungi VIVA.co.id.
Pameran mobil pedesaan di Bali Expo Industry Center telah usai. Dari lima peserta, terpilih mobil Waprodek Diesel dari ITS Surabaya sebagai juara. Keunikan prototipe mobil ini ada pada bak belakangnya yang bisa dilepas.
Bak tersebut bisa diganti-ganti sesuai kebutuhan. Ada bak yang kondisinya kosong, ada juga yang telah terpasang alat giling padi. Masing-masing bak memiliki kaki khusus yang digunakan untuk menapak di tanah.
Mobil Modasena rancangan tim dari Unnes menduduki peringkat kedua, sementara mobil Gentayu hasil karya mahasiswa Undip ada di peringkat ketiga.
Semua rancangan itu akan dipajang pada pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017, yang digelar pada 10-20 Agustus mendatang. (VIVA.co.id/Dian Tami)
Meski sudah ada pemenang, namun perjalanan mewujudkan mobil pedesaan sepertinya masih panjang. Pemerintah masih harus merumuskan aturan mengenai spesifikasi detail serta siapa pemasok komponennya.
Namun, banyak yang berharap proyek ini bisa sukses dan bisa menjadi cikal bakal dari perwujudan impian rakyat Indonesia sejak dulu, yakni memiliki sebuah mobil nasional. (ren)
Baca juga: