Berawal dari 'Si Kijang'

Mobil Toyota Kijang generasi ketiga dipajang di pabrik Toyota Motor Manufacturing Indonesia yang berada di Karawang, Jawa Barat
Sumber :
  • VIVA.co.id/Purna Karyanto

Tetapi ada keunggulan yang ditawarkan Jepang pada mobil-mobilnya. Atas itu pula masyarakat Indonesia beringsut mulai pindah ke lain hati. Apalagi kalau bukan soal harga. 

Ya, Jepang menjual mobil-mobilnya lebih murah. Di awal 1960-an saja, ketika jip Willys buatan Amerika dijual dengan harga Rp350 ribu, dan jip Land Rover dijual Rp450 ribu, Jepang menawarkan Toyota Canvas alias Land Cruiser dengan harga hanya Rp112 ribu.

Ratusan mobil dan truk baru pabrikan dari perusahaan otomotif di Jepang yang siap untuk ekspor, saat berada Pelabuhan Yokohama, Jepang. (REUTERS/Toru Hanai)

Pengamat otomotif Bebin Djuana mengatakan, merek-merek Jepang melakukan perjuangan panjang untuk dapat dipercaya masyarakat. Usai puluhan tahun menanam kepercayaan, keberuntungan pun mengikuti dan mengalahkan tren mobil Eropa-Amerika di Indonesia. 

"Yang ada di pikiran masyarakat akhirnya berubah, produk Jepang itu awet, enggak rewel, irit, dan lebih murah," kata Bebin.

Produk-produk Jepang juga disebut sukses mengisi kebutuhan masyarakat Indonesia. Berbagai terobosan terus dilakukan hingga seperti sekarang ini, di mana menciptakan MPV hingga menjadi model terlaris hingga kini.

"Jepang kalau bicara risetnya jago, detail. Orang Indonesia sukanya apa, disesuaikan selera dan kebutuhan. Awalnya produk Jepang belum dipercaya karena rewel, tapi lama-lama mereka membuat perubahan," ujarnya.

Selain itu, menurut dia, produk Jepang maju dengan terobosan-terobosan. "Karena sudah sekian tahun itu, jaringan suku cadang ada di mana-mana, layanan servis di Indonesia jadi banyak. Jadi semakin unggul," katanya.

Selanjutnya, Era Kejayaan MPV

Era Kejayaan MPV

Lahirnya MPV di Indonesia ternyata tidak bisa lepas dari peran Toyota Kijang. Di Jakarta Fair 1975, Kijang dengan bodi pikap pertama kali diperkenalkan. Lantas pada 1977, model yang lebih akrab disapa Kijang Buaya itu diproduksi di Indonesia. 

Pada 1986, Toyota melahirkan Kijang Doyok yang merupakan generasi kedua. Pada model inilah pertama kalinya Toyota memperkenalkan bodi minibus dipasang di atas pikap Kijang.

"Kalau disebut sebagai menciptakan tren mobil keluarga, rasanya ya mobil Kijang itu. Ketika Kijang diperkenalkan, saya menilai itu adalah cikal bakal dari MPV," kata Bebin.