Tantangan Investasi Tol Tak Hanya Cari Duit dari Traffic

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Danang Parikesit.
Sumber :
  • Raden Jihad Akbar/VIVA.co.id

Di Sumatera kan kepemilikan lahan tidak banyak orang. Satu orang bisa kuasai sekian puluh hektare, jadi tidak serumit di Jawa. Tapi ada yang diusahakan seperti untuk perkebunan itu tantangannya. 

Soal MLFF pak pembahasannya sudah sampai mana? 

Sekarang masih ada teknologi yang berbeda-beda, sejauh ini ada tiga yang kita kenali. Tapi kan teknologi untuk recognize kendaraan dan trafik lalu lintas kan perkembangannya sangat cepat berubahnya. Yang paling mutahir adalah satelite navigation, itu kan berkembang cepat kemudian. 

Kita akan usahakan dari cash menjadi cashless dan sekarang dari card menjadi cardless, harapan kita tak terfokus pada teknologi tertentu. Yang penting kan performance-nya, seperti gagal bayar dari bank ke usaha, atau dari pengguna ke banknya, itu kan terjadi meski kecil, tapi kita minimilisasi. 

Misalkan teknologi itu kita bebaskan, tapi yang penting gagal bayarnya tak sampai 0,1 persen, harus memenuhi kriteria tersebut. Jadi mungkin kita tidak memilih teknologi, tapi performa dari sistem yang akan di deploy

Jadi tidak akan terpatok pada satu sistem dan memungkinkan dikombinasikan?

Silahkan saja, bagi user kan enggak penting teknologinya apa yang penting saya lewat pintu terbuka atau bahkan mungkin tanpa pintu. Ini tantangan kita.