Menpar Launching Festival Selat Lembeh

Selat Lembeh 2016
Sumber :
  • VIVA.co.id/Linda Hasibuan

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey menambahkan, Pesona Selat lembeh ini bisa membawa Bitung mendunia. Peran Sulut dalam membangun Indonesia adalah menyumbang perekonomian salah satunya pariwisata. Mudah-mudahan 1 juta dari Sulut bisa tercapai di 2016.

”Setelah dibuka penerbangan langsung maka akan menjadi hubungan pertama di Timur seperti Luwuk, Morotai, raja Ampat, Wakatobi karena jarak tempuh dari China, Hong Kong, Jepang, Korea sangat dekat hal ini juga berlaku di pelabuhan Bitung,” ujar Olly.

Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam sambutannya mengatakan, satu-satunya Provinsi yang dipuji Presiden Joko Widodo saat kunjungan ke Tiongkok adalah Sulawesi Utara. Presiden menyebut Manado naik 1000 persen wisatawan asal Negeri Tirai Bambu itu. ”Karena memang banyak wisatawan yang masuk. Ini angkanyaTahun 2015 tidak sampai 20 ribu Wisman. 2016 target 30 ribu sebulan, maka setahun akan mencapai 100 ribu. Bila 1 orang 1200 US Dollar berarti kalau 100 orang 120 ribu US Dollar. Pasti mendongkrak perekonomian kita,” kata Menpar.

Menpar menambahkan, target berikutnya 30 ribu Wisman sampai 100 ribu Wisman dan dari 100 ribu menjadi 1 juta Wisman di 2019. ”Sulut harus tembus 1 juta,”ujar Menpar langsung disambut gemuruh tepuk tangan. ”Syaratnya atraksi harus kelas dunia. Nasional branding untuk bahari Bunaken dan Lembeh juga harus muncul.” ujarnya.

Lembeh juga masuk 10 destinasi prioritas selam selain Bali, Lombok, Labuan Bajo, Togalena, Alor, Raja Ampat dan Derawan. Menpar juga mengaku sedang terus ”menjaring di kolam ikan”. Bekerjasama dengan maskapai Kemenpar sedang mengincar pasar Wisman di Davao dan Cebu, Filipina. ”Penerbangan hanya satu jam lebih sedikit, dan banyak sekali ikan di Cebu. Maka dari itu sangat terima kasih kepada Lion Air yang amat sangat membantu kita,” ujar pria yang biasa disapa AY itu.

Menpar juga menyambut baik diluncurkan Festival Pesona Selat Lembeh 2016 dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sulut, khususnya Kota Bitung yang tahun lalu dikunjungi sebanyak 1,8 juta wisnus dan 30 ribu wisman, 13.019 wisman dan 20.133 wisnus di antaranya mengunjungi Kota Bitung. “Posisi Kota Bitung sangat strategis karena secara internasional berada di bibir Pacific (Pacific Rim). Dengan  ditetapkan sebagai international hub sea port dan KEK pengembangkan potensi kota ini sebagai kota industri, kota pariwisata dunia,  dan   kota  konservasi alam akan lebih cepat,” katanya.