Kapal Perang Mini TNI Buatan Banyuwangi Ini Bisa Mendarat di Pantai

VIVA Militer: Kapal Patroli X12 Combat Range PT Lundin
Sumber :
  • Website Asian Review Military

VIVA – Sebagai spesialis produsen kapal bagi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) PT Lundin memproduksi kapal perang dengan bentuk yang lebih kecil dari Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) lainnya.

Sebelumnya VIVA Militer sudah pernah membahas mengenai kapal patroli buatan PT Lundin dan edisi Rabu 8 Juli 2020 kali ini masih akan membahas mengenai kapal patroli buatan pabrik asal Banyuwangi ini. 

Namun yang sedikit berbeda dari kapal patroli yang lainnya adalah X12 Combat Craft ini dilengkapi dengan senjata kaliber 12,7mm yang posisinya ditinggikan secara strategis di bagian atas ruang kemudi. Serta dengan dua mount gun tambahan di dek belakang.

Kapal X12 Combat Craft pada dasarnya terinspirasi dari desain kapal patroli cepat Angkatan Laut Kerajaan Swedia 90 (CB90). Kapal ini memiliki panjang 11,7 meter dan mampu mengangkut muatan seberat 10,2 ton.

X12 Combat Craft sepenuhnya dirancang untuk membantu tugas patroli dan intersepsi di daerah tropis. Hal ini didukung dengan bentuk kabin yang tertutup untuk menampung tiga anggota awak dan mampu menampung hingga delapan personel lengkap.

Kapal besutan pabrik asal Banyuwangi juga dilengkapi dengan navigasi, paket komunikasi yang canggih, toilet, hingga radar yang terintegrasi.

Platform transom belakang melindungi sistem propulsi yang dapat digunakan untuk operasi menyelam atau menyelamatkan orang dari laut. Kapal ini menggunakan waterjet yang ditenagai dua mesin Volvo Penta yang menghasilkan 320kW pada 3.500rpm sehingga mampu mencapai kecepatan tertinggi 35 knot.

Kapal X12 Combat Craft yang dilengkapi dengan dua tangki bahan bakar 765 liter ini dapat beroperasi di lepas pantai dan perairan dangkal. Bahkan jika perlukan X12 dapat melakukan pendaratan di pantai.

Selain X12 Combat Craft, perusahaan ini juga telah merancang dan membuat berbagai kerajinan komposit laut berteknologi tinggi termasuk Trimaran Fast Attack Craft (FAC) 63m, yang telah diakuisisi Angkatan Laut Indonesia.

Baca: Di Kapal Perang TNI AL Ini Bersemayam Meriam Bofors