Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Kisah Jenderal Terbaik TNI Diberhentikan SBY di Bulan Suci

Selasa, 11 Agustus 2020 | 06:00 WIB
Foto :
VIVA Militer: Jenderal TNI (purn) Budiman.

VIVA – 25 Juli 2014, Jenderal TNI Budiman resmi menyerahkan jabatannya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat kepada Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Padahal saat itu Jenderal Budiman belum setahun menduduki kursi orang nomor satu di tubuh Angkatan Darat Indonesia. Dia pertama kali memegang tongkat komando KSAD menggantikan Jenderal TNI Moeldoko pada 30 Agustus 2013.

Baca Juga

Pergantian pimpinan AD itu memang sepertinya wajar-wajar saja. Namun, menjadi sebuah peristiwa yang sangat disoroti masyarakat. Sebab, Jenderal Budiman dicopot dari jabatan KSAD sebelum masa jabatannya berakhir.

Kala itu santer tersiar kabar bahwa keputusan untuk mencopot Jenderal Budiman dari kursi KSAD berasal dari Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY.

SBY dikaitkan dengan pencopotan Jenderal Budiman karena beberapa hari sebelumnya pada 2 Juni 2014, SBY sempat menyindir para jenderal yang diduga tak netral dalam menjalankan tugas.

Sentilan SBY itu diungkapkan saat memberikan arahan kepada perwira TNI/Polri di Gedung Kementerian Pertahanan.

"Informasi yang telah dikonfirmasikan, ada pihak-pihak yang menarik-narik sejumlah perwira tinggi untuk berpihak pada yang didukungnya. Bahkan ditambahkan, tidak perlu mendengar presiden kalian, kan itu kapal karam yang sudah mau tenggelam, berhenti, lebih baik cari kapal baru yang tengah berlayar dan matahari bersinar," kata SBY kala itu.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler