Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Sabtu, 4 April 2020 | 16:01 WIB

Driver Ojol dan Taksi Online Mulai 'Serbu' Fintech

Foto :
  • wartaekonomi
Ilustrasi ojek online. (FOTO: Ning Rahayu)

Warta Ekonomi.co.id, Bogor

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan, perekonomian Tanah Air akan menghadapi kekacauan besar. Dalam skenario terparah, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan turun menjadi 0,4% negatif dan rupiah bisa menyentuh angka Rp20 ribu per dolar AS.

Baca Juga

Penurunan signifikan dalam pertumbuhan ekonomi disebabkan oleh anjloknya kegiatan investasi serta menurunnya konsumsi rumah tangga dan pemerintah, menurut Sri Mulyani. Pada akhirnya, seluruh industri di dalam perekonomian Indonesia terdampak, termasuk sektor finansial teknologi (fintech).

Startup pinjaman daring mulai melihat lonjakan permintaan pinjaman yang dapat menimbulkan sejumlah dampak negatif. "Kami menerima aplikasi 40% lebih banyak daripada bulan sebelumnya," kata CEO UangTeman, Aidil Zulkifli, dikutip dari KrAsia, Jumat (3/4/2020).

Lihat artikel asli
Topik Terkait
Saksikan Juga
Ikuti Permenkes, Anies Tetap Larang Ojek Bawa Penumpang
TVONE NEWS - 4 bulan lalu
Terpopuler