Kendaraan ODOL Masih Jadi Sorotan Ditjen Hubdat

Direktur Sarana Transportasi Jalan Kemenhub, Risal Wasal.
Sumber :
  • Dok: Kemenhub

VIVA – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, tetap bertekad untuk menjadikan Indonesia bebas dari kendaraan yang Over Dimension Over Loading atau ODOL pada 2023.

“Tilang belum memberikan efek jera, dan saya perhatikan instrumen yang memberi jera adalah imbauan dan juga pasal 277 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, karena ada hukuman dan denda yang dikenakan pada operator dan karoseri,” ujar Dirjen Hubdat Kemenhub, Budi Setiyadi beberapa waktu lalu.

Budi menjelaskan, jika pihaknya akan memperketat pengujian kendaraan yang ada di daerah-daerah untuk mencegah adanya paktik ODOL.

“Kalau tidak sesuai, akreditasi akan kami tutup sambil mereka melengkapi alat dan petugas berkompetensi, karena semua ini arahannya untuk keselamatan,” tuturnya.

Berbagai cara dilakukan oleh Ditjen Hubdat, untuk memperbaiki ekosistem dari hulu sampai hilir. Salah satunya, yakni dengan menggelar Pekan Keselamatan Jalan atau PJK di Sulawesi Utara, yang bertujuan membantu dalam mengedukasi dan menyosialisasikan untuk menyuarakan aksi keselamatan jalan.

“Acara PKJ ini dilaksanakan, untuk menyatukan persepsi dan pemahaman arti pentingnya keselamatan jalan," ujar Direktur Sarana Transportasi Jalan Kemenhub, Risal Wasal melalui keterangan resmi, dikutip VIVA Otomotif Minggu 24 Oktober 2021.

Photo :
  • Dok: Kemenhub

Acara Ditjen Hubdat Kemenhub di Sulawesi Utara.