Pertamina Jual Pertalite Rp7.650 Per Liter, Harga Aslinya Bikin Kaget

bbm pertalite di spbu abdul muis
Sumber :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar

VIVA –  Harga Pertalite yang kini dijual dengan harga Rp7.650 ternyata dianggap terlalu murah, dan dapat berakibat bahaya terhadap kondisi keuangan Pertamina.

Bahkan Pertamina bisa punya potensi rugi besar, hal tersebut diungkapkan oleh Ferdinand Hutahaean, Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia (EWI), sehingga Ferdinand menilai harga Pertalite harus dinaikkan.

"Harga Pertalite harus dinaikkan. Apalagi harga jual BBM Pertamina masih berada di bawah harga BBM milik asing. Jika tidak, akan berdampak buruk karena memukul keuangan Pertamina," kata Ferdinand dikutip dari Antara.

Ferdinand menilai dari setiap liter Pertalite yang dijual, Pertamina menanggung kerugian terus-menerus. Menurut dia, jika BUMN migas itu merugi, maka berpotensi mengurangi kontribusi Pertamina ke kas negara dan juga masyarakat. 

Lebih lanjut Ferdinand mengungkapkan, pada tahun lalu Pertamina menyumbang hampir Rp200 triliun kepada keuangan negara, selain itu dalam masa pandemi, kontribusi perusahaan juga sangat banyak, termasuk di antaranya, membangun rumah sakit khusus COVID dan penyaluran oksigen medis. 

Makanya Ferdinand menyatakan, Pertamina harus menanggung beban atas penjualan Pertalite saat ini, sebab biaya produksi sangat tinggi tetapi menjual dengan harga di bawah keekonomian dengan selisih sangat besar, sekitar Rp3 ribu per liter. 

Photo :
  • VIVA/Putra Nasution (Medan)

Pertamina lanjutkan program Pertalite seharga Premium di Medan