Buat Pengguna Android Auto, Google Bakal Bawa Youtube dan Browser ke Head Unit Mobil

Android Auto terbaru 2026
Sumber :
  • Google

Jakarta, VIVA - Pengguna Android Auto berpotensi mendapatkan fitur baru yang cukup menarik. Google tengah menyiapkan dukungan aplikasi video, termasuk YouTube, serta browser internet yang nantinya bisa diakses langsung melalui layar hiburan atau head unit mobil.

Dilansir VIVA dari Autoevolution, Sabtu (31/10/2026), informasi terbaru mengenai pengembangan fitur tersebut kembali disampaikan Google dalam ajang Android Dev Summit. Dalam pemaparan tersebut, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat itu masih mencantumkan kategori aplikasi video dan browser dengan status coming soon untuk Android Auto.

Meski begitu, Google belum mengumumkan jadwal pasti peluncurannya. Padahal, rencana menghadirkan aplikasi video di Android Auto sebelumnya sudah disampaikan sejak awal 2026, dengan target tersedia sebelum akhir tahun.

Jika terealisasi, kehadiran YouTube akan menjadi salah satu perubahan menarik pada sistem konektivitas mobil tersebut. Pengguna nantinya bisa menikmati tayangan video langsung melalui layar infotainment tanpa harus mengandalkan aplikasi pihak ketiga.

Namun, Google tetap menerapkan pembatasan demi keselamatan berkendara. Aplikasi video hanya dapat digunakan ketika mobil dalam kondisi parkir. Begitu kendaraan mulai berjalan, tampilan video akan dihentikan atau dibatasi.

Aturan tersebut sebenarnya bukan hal baru di Android Auto. Google sebelumnya juga menerapkan pembatasan penggunaan keyboard ketika kendaraan bergerak. Pengemudi hanya bisa mengetik saat mobil berhenti, sementara ketika berkendara mereka diarahkan menggunakan perintah suara untuk mengoperasikan sejumlah fitur.

Menariknya, Google juga menyiapkan kemungkinan penggunaan audio saja ketika kendaraan mulai berjalan. Artinya, pengguna tetap bisa mendengarkan suara dari konten video meskipun tampilan visualnya tidak lagi tersedia.

Untuk YouTube, kemampuan memutar audio di latar belakang tersebut kemungkinan berkaitan dengan layanan YouTube Premium. Sementara aplikasi video lainnya harus mendukung fitur audio-only apabila ingin tetap memutar suara saat kendaraan digunakan.

Selain YouTube, Google juga berencana menghadirkan browser internet di Android Auto. Dengan begitu, pengguna bisa membuka situs web langsung melalui layar infotainment mobil, seperti ketika mengakses internet menggunakan ponsel.

Google Chrome dan Vivaldi menjadi dua browser yang berpotensi masuk ke ekosistem tersebut. Namun, sama seperti aplikasi video, penggunaan browser juga akan dibatasi ketika kendaraan sedang berjalan.

Rencana ini sekaligus menunjukkan upaya Google memperluas fungsi Android Auto, bukan sekadar menjadi penghubung navigasi, musik, dan komunikasi antara ponsel dengan sistem hiburan kendaraan.

Meski demikian, pengguna tampaknya masih harus bersabar. Google belum memberikan tanggal peluncuran resmi untuk kedua kategori aplikasi tersebut.

Jika mengikuti pola pembaruan sebelumnya, aplikasi video dan browser berpeluang lebih dahulu tersedia bagi pengguna Android Auto versi beta menjelang akhir 2026. Sementara distribusi ke pengguna umum diperkirakan berlangsung pada kuartal pertama 2027.

Sebagai pembanding, pembaruan tampilan Coolwalk yang sebelumnya dijanjikan Google juga membutuhkan waktu sebelum tersedia secara luas. Fitur tersebut mulai muncul pada program beta menjelang akhir 2022, kemudian menjangkau lebih banyak perangkat pada kuartal pertama 2023.

Kehadiran YouTube dan browser nantinya juga akan memiliki mekanisme berbeda dibandingkan mobil yang sudah menggunakan Google built-in. Pada Android Auto, aplikasi yang ditampilkan di layar tetap bergantung pada ponsel yang terhubung. Artinya, pengguna perlu memasang aplikasi terkait di smartphone terlebih dahulu.

Sementara pada kendaraan dengan Google built-in, aplikasi dapat diunduh langsung melalui Google Play Store yang tersedia di sistem infotainment kendaraan.

Untuk saat ini, Google masih belum memastikan kapan fitur tersebut benar-benar tersedia. Pengguna pun belum bisa menjadikan label coming soon sebagai kepastian bahwa pembaruan akan dirilis dalam waktu dekat.