Sering Salah, Bukan Mobilnya yang Boros tapi Cara Bawanya
- Wuling Motors
Jakarta, VIVA - Mobil bertransmisi otomatis atau matik kerap dianggap lebih boros bahan bakar dibandingkan mobil manual. Padahal, konsumsi BBM kendaraan tidak hanya ditentukan oleh jenis transmisi, tetapi juga dipengaruhi kondisi kendaraan dan kebiasaan pengemudi saat berada di jalan.
Penggunaan pedal gas yang terlalu agresif, sering melakukan pengereman mendadak, hingga membawa barang berlebihan bisa membuat konsumsi bahan bakar meningkat. Sebaliknya, pengemudi dapat menerapkan sejumlah kebiasaan sederhana agar mobil matik lebih efisien saat digunakan sehari-hari.
Dilansir dari laman resmi Suzuki, Minggu (1/11/2026), ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pemilik mobil matik untuk menekan konsumsi BBM tanpa harus mengubah kebiasaan berkendara secara drastis.
1. Periksa Tekanan Angin Ban
Kondisi ban menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap efisiensi bahan bakar. Ban dengan tekanan angin di bawah rekomendasi pabrikan memiliki hambatan gulir lebih besar. Akibatnya, mesin membutuhkan tenaga tambahan untuk menggerakkan kendaraan.
Karena itu, pengemudi sebaiknya memeriksa tekanan angin ban secara berkala dan menyesuaikannya dengan rekomendasi yang tertera pada kendaraan.
2. Jangan Membawa Barang Berlebihan
Bobot kendaraan juga memengaruhi kerja mesin. Semakin berat beban yang dibawa, semakin besar tenaga yang dibutuhkan untuk menggerakkan mobil.
Pengemudi sebaiknya memeriksa kembali barang-barang di bagasi. Hindari membawa perlengkapan yang sebenarnya tidak diperlukan, terutama ketika melakukan perjalanan harian.
3. Atur Injakkan Pedal Gas
Kebiasaan menginjak pedal gas secara spontan hingga dalam dapat meningkatkan konsumsi BBM. Hal tersebut membuat mesin bekerja lebih keras untuk menghasilkan akselerasi.
Untuk menjaga efisiensi, pengemudi disarankan menambah kecepatan secara bertahap. Ketika menghadapi kondisi lalu lintas yang memungkinkan kendaraan melaju stabil, usahakan mempertahankan tekanan pedal gas secara konsisten.
4. Hindari Putaran Mesin Terlalu Tinggi
Putaran mesin atau RPM juga perlu diperhatikan ketika mengendarai mobil matik. Semakin tinggi putaran mesin, umumnya semakin besar pula bahan bakar yang dibutuhkan.
Pengemudi bisa memanfaatkan indikator RPM untuk mengenali karakter kerja mesin. Namun, tidak ada satu angka putaran mesin yang berlaku untuk semua kendaraan karena karakter mesin dan rasio transmisi setiap model berbeda.