Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Sabtu, 26 Oktober 2019 | 05:42 WIB

Melihat Lebih Dekat Produksi Suzuki Jimny, Bikinnya Cuma 3,4 Menit

Team VIVA »
Pius Yosep Mali
Foto :
  • Viva.co.id/ Pius Mali
Produksi mobil offroad mungil Suzuki Jimny di pabrik Kosai Plant di Jepang

VIVA ā€“ Jimny merupakan salah satu produk fenomenal. Mobil yang identik dengan bodi mungil itu, dibuat pertama kali pada 1968. Kini, Suzuki Motor Corporation menawarkan versi baru, yang lebih moderen dan canggih, namun tidak menghilangkan ciri khasnya, desain kotak dan penggerak empat roda.

Mobil mungil yang memiliki kemampuan offroad tersebut, mulai diproduksi tahun 2018. Jimny dengan setir kanan maupun setir kiri lahir dari plant 2, Suzuki Kosai Plant di Jepang. Artinya, hanya dari fasilitas produksi tersebut, mobil akan dikirimkan ke berbagai negara di dunia, termasuk untuk Indonesia.

Baca Juga

Beruntung, VIVA.co.id bersama dengan tim dari Suzuki Indonesia media tour Tokyo Motor Sow 2019 diizinkan melihat langsung proses produksi Jimny secara ketat. Namun, demi menjaga 'rahasia dapur' pabrikan otomotif berlogo huruf ā€˜Sā€™ tersebut, pengambilan gambar untuk publikasi sangat terbatas.

Supervisor Kosai Factory Assembly No.2 Group Suzuki Motor Corporation, Kazuyuki Itayama mengatakan, proses produksi Jimny dilakukan dengan sangat terliti, dan dilakukan oleh tenaga profesiona, mulai dari proses stamping body, pengelasan, pengecatan, pemasangan komponen, sampai dengan pengecekan dan pengujian di pabrik tersebut.

Terpopuler

Baca juga: Gak mau kalah sama Ninja baru, Suzuki siapkan Gixxer SF 250

"Suzuki Jimny dibuat di pabrik Suzuki di Kosai, Plant 2. Dalam hitungan 3,4 menit, akan keluar satu unit mobil Jimny yang baru," ujarnya di Jepang, Sabtu 26 Oktober 2019.

Itayama mengatakan, proses kerja di pabrik yang total luasnya mencapai 119 hektar itu dilakukan dengan tingkat efisiensi 98,2 persen, tanpa kendala. Sehingga, dalam kurun waktu satu bulan, jumlah mobil Jimny yang bisa dihasilkan mencapai 5.250 unit, dengan berbagai model, tipe dan warna.

"Dari jumlah ini akan dibagi, sebagian besar untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri di Jepang. Kemudian, baru diekspor ke berbagai negara di dunia," ucapnya.

Untuk pasar otomotif Negeri Sakura, Jimny ditawarkan dalam dua model, yakni regular (Jimny Sierra) dan kei car (Jimny). Jimny kei car dibekali mesin bensin berkapasitas 660cc dengan tambahan turbo, sementara model Sierra memiliki jantung penggerak berupa mesin bensin 1.500cc.

Topik Terkait
Terbaru