Sinyal Kuat Agya dan Ayla Versi Panjang Segera Mengaspal

Toyota Agya.
Sumber :
  • Dokumentasi TAM

VIVA.co.id - Produk baru Daihatsu dan Toyota di Indonesia kembali terendus. Berdasarkan informasi, kedua pabrikan yang kini satu keluarga tersebut tengah menyiapkan peluncuran mobil terbaru yang diduga kuat merupakan Agya dan Ayla dengan bentuk panjang alias tujuh penumpang.

Setidaknya, berdasarkan penelusuran VIVA.co.id, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mendaftarkan beberapa merek dan tipe pada 12 April 2016, di situs Kementerian Perindustrian, tepatnya Tempat Pendaftaran (TPT) online.

Pertama, mobil Daihatsu dengan kode B401RS-GMZFJ berkapasitas mesin 1.2 liter dengan transmisi manual. Mobil itu memiliki tenaga penggerak dua roda. Lalu, didaftarkan pula mobil dengan kode B401RA-GMFQFJ transmisi manual dengan penggerak dua roda. Mesinnya, masih berkapasitas 1.2 liter. Keduanya didaftarkan pada 12 April 2016. Statusnya saat ini adalah 'P' atau berarti dalam proses.

Yang kedua, PT Astra Daihatsu Motor mendaftarkan dengan merek Toyota, di mana mencantumkan mobil dengan kode B401RA-GMQFJ transmisi manual, lalu B401RA-GQQFJ transmisi matik, dan B401RA-GQZFJ transmisi matik. Semuanya berpenggerak dua roda dengan kapasitas mesin 1.2 liter.

Menurut seorang sumber anonim yang tahu persis dengan permasalahan ini, mobil-mobil tersebut memang calon produk baru Daihatsu dan Toyota di Indonesia. Mobil-mobil itu merupakan mobil ber-genre murah ramah lingkungan alias low cost and green car (LCGC). Jika benar mobil ini terealisasi, diperkirakan produksi mobil ini akan kembali dilakukan PT ADM, seperti Ayla dan Agya saat ini.

"Mobil ini memang akan meluncur setelah Sienta. Kalau menurut rencana Mei 2016 ini," ujar sumber tersebut kepada VIVA.co.id.

Sebelumnya, Vice President Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Henry Tanoto, tak menampik rencana kehadiran Agya tujuh penumpang. Namun dia tak merinci lakon debut LCGC tujuh penumpang yang selama ini hanya dimiliki Datsun melalui GO+ nya.

Kata Henry, kemungkinan untuk meluncurkan produk baru selalu terbuka, termasuk Agya tujuh penumpang. Menurutnya, Toyota coba masuk ke segmen mobil yang benar-benar dibutuhkan masyarakat di Tanah Air.

"Pokoknya, kami selalu pelajari apa yang diinginkan konsumen. Kalau ada yang diinginkan pelanggan, itu yang kami perhatikan," katanya.

Saat disinggung mengenai kompetitor yang telah lebih dulu meluncurkan LCGC tujuh penumpang, Henry enggan berkomentar lebih banyak. "Bagus dong. Berarti konsumen semakin banyak pilihan," katanya.

Seperti diketahui, saat ini Datsun telah lebih dulu menghadirkan Datsun GO+. Mobil tersebut bahkan meluncur pertama, baru kemudian versi pendeknya (Datsun GO).

Pasar mobil LCGC memang masih menjadi salah satu fokus pabrikan otomotif di Tanah Air. Hal ini dikarenakan jenis mobil itu dianggap ideal untuk masyarakat Indonesia. Khususnya keluarga muda yang ingin memiliki mobil dengan harga murah dan mampu menampung banyak penumpang.

Sementara berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), LCGC tujuh penumpang yang hanya diisi Datsun Go+ Panca menyumbang penjualan sebesar 20.686 unit sepanjang 2015. Angka tersebut cukup menggoda pabrikan lain untuk turut menghadirkan model LCGC tujuh penumpang, seperti Daihatsu dan Toyota. (one)