Alasan Toyota Tak Gunakan Jok Captain Seat di Mobil Sienta

Toyota Sienta
Sumber :
  • FOTO: VIVA.co.id/Herdi Muhardi

VIVA.co.id - Peluncuran Toyota Sienta di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016 langsung mendapatkan respon beragam dari berbagi pengunjung. Termasuk beberapa kritikan yang dilayangkan.

Meski banyak yang mengaku senang dengan kehadiran Sienta, namun beberapa kritikan juga diberikan untuk mobil MPV baru Toyota ini. Mobil yang dihadirkan untuk menandingi Honda Freed ini dianggap punya beberapa 'kelemahan'.

Selain kursi baris ketiga yang dianggap hanya pas untuk anak kecil, Toyota Sienta juga menghilangkan jok bergaya captain seat di baris kedua.

Padahal, keberadaan captain seat dianggap banyak kalangan akan memberikan kesan mewah. Selain itu, Honda Freed yang akan menjadi 'sasaran tembak' Toyota Sienta juga menggunakan captain seat.

Menanggapi hal tersebut, Vice President Director PT Toyota Astra Motor Henry Tanoto ikut angkat bicara. Menurut dia, hilangnya penggunaan captain seat bukan tanpa alasan melainkan telah melalui survei.

"Ini untuk kapasitas yang lebih luas. Sesuai dengan kebutuhan yang kita pelajari di segmennya Sienta. Akhirnya, kita putuskan mengeluarkan produk yang enggak ada captain seat" kata Henry saat ditemui di booth Toyota di IIMS 2016, Kamis 14 April 2016.

Kendati demikian, Henry menyatakan tidak menutup kemungkinan mobil yang diproduksi oleh PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang, Jawa Barat ini bakal menggunakan captain seat nantinya.

Hanya saja, lanjut Henry, hal itu tergantung dari seberapa besar respon customer yang menginginkan model captain seat. “Tentu saja ini menjadi masukan untuk kita berusaha memenuhi itu," ujarnya.

Sekadar informasi, Sienta telah mengusung mesin 2NR-FE yang mampu menghasilkan tenaga 105,5 daya kuda pada putaran mesin 6.000 rpm (rotations per minute) dan torsi 140 Newton meter di 4.200 rpm.

Untuk memberikan tawaran kepada konsumen, Toyota membanderol Sienta dengan range harga antara Rp230 hingga 295 juta.