Menguji Performa Sienta Tipe Terendah dan Tertinggi

All New Toyota Sienta di Bandung.
Sumber :
  • Herdi Muhardi/VIVA.co.id

Hanya saja, sedikit kelemahan untuk CVT ini yaitu tarikan awal terasa kurang puas, terlebih saat akan melewati tanjakan. Belum sampai di situ, jika awalan saat menanjak gas kurang ditekan, kemungkinan mobil tak terasa dan seakan lama merespons.

Namun perkara ini bukanlah kekurangan Sienta, sebab hampir semua mobil jenis matik kerap juga terjadi, bahkan lebih loyo. Sedangkan Sienta mampu menyesuaikannya dengan cepat.

Jika dipadukan secara keseluruhan, varian Q CVT yang ada di Sienta ini sudah cukup baik. Ini karena mobil berkapasitas tujuh penumpang itu telah dibenamkan mesin 2NR-FE dengan Dual VVT-i + ETCS-i berkapasitas 1.500 cc.

Dengan mesin tersebut, tenaga yang dihembuskan bisa mencapai 105 hp dengan torsi 140 Nm. (ase)