Halo
Pembaca

Berita

Bola

Sport

Otomotif

Digital

Showbiz

Gaya Hidup

in-depth

Lintas

Blog

Informasi

Rabu, 1 April 2020 | 13:13 WIB

Dukungan Pemerintah Mempermudah Gojek Datangkan 5 Juta Masker

Team VIVA »
Yunisa Herawati
Misrohatun Hasanah
Foto :
  • U-Report
ilustrasi driver gojek

VIVA – Perusahaan transportasi online Gojek membagikan ratusan ribu paket kesehatan untuk mitra driver, dalam rangka meminimalisir penyebaran virus corona COVID-19. Gerakan #dirumahaja membuat para ojol menjadi garda terdepan, untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

Melalui keterangan resmi, dikutip Rabu 1 April 2020, Gojek mengatakan bahwa paket kesehatan itu dibagikan ke 1.300 titik, untuk puluhan ribu mitra driver di 80 kota di Indonesia. Paket terdiri dari masker, hand sanitizer, vitamin, dan disinfektan untuk menyemprot kendaraan roda dua maupun roda empat. 

Baca Juga

Perusahaan decacorn ini menjelaskan, jumlah paket disesuaikan dengan ketersediaan alat kesehatan dari masing-masing daerah yang semakin langka, terutama masker. Oleh sebab itu, mereka meminta izin pemerintah untuk melakukan impor. 

Komisaris Utama Gojek, Garibaldi Thohir mengaku sangat bersyukur dan berterimakasih, telah mendapatkan izin impor masker dari pemerintah Indonesia, yang diwakili oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana sebagai Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

Terpopuler

"Gojek merupakan perusahaa on-demand pertama yang mendapatkan izin impor. Diberikannya izin ini, akan memastikan tidak terganggunya ketersediaan dan produksi masker serta alat-alat perlindungan diri lain di Indonesia, yang saat ini dialokasikan sepenuhnya untuk kebutuhan rumah sakit dan tenaga kesehatan,” ujarnya. 

Sebagian masker yang telah diimpor itu juga diberikan kepada pemerintah, untuk dialokasikan ke tenaga medis yang ditempatkan di rumah sakit rujukan. Total ada lima juta masker yang didatangkan dari luar negeri.

Chief Operations Officer Gojek, Hans Patuwo menjelaskan, proses impor masker ini berlangsung selama tiga pekan. Mereka menyewa dua pesawat Garuda Indonesia jenis Airbus A330.

Seluruh kru maskapai menjalankan karantina selama 14 hari sebelum berangkat, dan di negara tujuan tidak turun dari pesawat hingga seluruh barang terangkut lalu terbang kembali ke Indonesia.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Pelaku Pembobolan Gudang Farmasi di Palangkaraya Ditangkap
TVONE NEWS - sekitar 1 bulan lalu
Terbaru