Cuma Gara-gara Stiker Mudah Lepas, Ratusan Moge BMW Kena Recall

BMW R 1250 GS
Sumber :
  • dok. BMWMotorrad

VIVA – Saat keluar dari pabrikan, biasanya pada sepeda motor dilengkapi berbagai informasi yang membantu pemiliknya. Pada kendaraan baru, akan tersedia buku manual, buku servis, garansi, toolkit, sampai stiker tekanan angin.

Terkait stiker yang menampilkan tekanan angin ban standar pabrikan, ternyata dianggap penting untuk kebutuhan dan kenyamanan bagi pengendaranya. Hal ini, terjadi pada merek motor BMW Motorrad di jajaran produknya.

Perwakilan BMW Motorrad di Amerika Utara, harus menarik kembali unit motor gede (moge) yang sudah dibeli pelanggan, karena stiker informasi mengenai tekanan angin ban di sepeda motornya mudah lepas. Model yang ditarik, yakni R 1250 model year 2021.

Keputusan ini mengikuti laporan National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA). Berdasarkan informasi tersebut, ada 447 unit motor BMW R 1250 yang dijual di Amerika Serikat yang stiker tekanan angin bannya mudah lepas.

Baca juga: Honda dan Toyota Kolaborasi Bikin 'Genset' untuk Korban Bencana Alam

Bahan yang digunakan untuk stiker tekanan ban, ternyata bisa membuatnya mudah lepas dari rangka sepeda motor. Jika label lepas atau hilang, kendaraan tidak lagi sesuai dengan Standar Keselamatan Kendaraan Bermotor yang berlaku di sana.

Melansir dari Rideapart, Senin 7 September 2020, jika stiker tersebut lepas atau tidak ada, maka pemilik hanya bisa mengetahui tekanan angin ban pada sepeda motornya melalui buku manual. Kondisi ini, dianggap menyulitkan pemilik.

Ketika pemilik enggan mengetahui spesifikasi serta tekanan angin ban yang sesuai, maka dampaknya adalah mereka tidak mengisi angin dengan ukuran yang direkomendasikan oleh pabrikan sepeda motor.

Jika ban diisi angin berlebihan atau bahkan kurang dari yang dianjurkan, dianggap BMW bisa mempengaruhi pengendalian sepeda motor tersebut. Oleh karena itu, pabrikan Jerman itu memutuskan untuk menarik unit yang dibeli pelanggan.