Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Insight

Informasi

Valentino Rossi Kalau Bikin SIM di Indonesia Pasti Gagal, Kok Bisa?

Kamis, 16 September 2021 | 13:10 WIB
Foto :
  • Instagram/@valeyellow46
Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi.

VIVA – Seorang pengguna Twitter di Indonesia yakni Buya Eson, menilai Valentino Rossi akan gagal jika membuat SIM alias Surat Izin mengemudi di Indonesia, karena layanannya yang tidak baik.

Buya Eson protes karena di SAMSAT (Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap), dan SATPAS (Satuan Penyelenggara Administrasi SIM) masih terdapat calo yang berkeliaran.

Baca Juga

Aksi protesnya tersebut diungkapkan dengan mengeluarkan surat terbuka kepada Presiden Jokowi, perihal "Permintaan Membenahi Samsat dan Satpas" yang juga diberi tembusan kepada Menko Polhukam Mahfud MD dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit.

Buya resah dengan sistem pelayanan publik di SAMSAT dan SATPAS yang menurut dia tidak benar, makanya lewat surat terbuka itu dirinya menyampaikan keluhannya.

"Dengan Hormat, Bapak Presiden, saya adalah warga yang lebih 20 tahun merasa resah dan prihatin dengan pelayanan publik khususnya di Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) dan Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (SATPAS) yang hingga saat ini belum bebas dari praktik pungutan liar (pungli) dan percaloan," tulisnya pada paragraf pertama.

Dirinya mengatakan bahwa maraknya pungli dan calo di SAMSAT dan SATPAS seringkali memaksa warga untuk melakukan tindakan melanggar hukum. Ia pun mengeluhkan tes ujian SIM di Indonesia yang tidak masuk akal dan mungkin bisa membuat Lewis Hamilton dan Valentino Rossi juga bisa gagal.

"Praktik pungli dan percaloan juga terjadi dalam urusan pembuatan dan perpanjangan SIM di SATPAS. Warga juga mengeluhkan ujian teori yang tidak transparan dan ujian praktik perolehan SIM yang dinilai tidak masuk akal. Dengan model ujian praktik seperti ini, publik percaya Lewis Hamilton akan gagal mendapatkan SIM A dan Valentino Rossi juga tidak mungkin memperoleh SIM C di Indonesia," tulis Eson.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpopuler