Balap Liar yang Didukung Polisi Meluas Sampai ke Tangerang

AKsi balap liar di sekitar Istana Negara, Jakarta.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Willibrodus.

VIVA – Program Kopolda Metro Jaya dan Dirlantas Polda Metro Jaya, yang merangkul para pelaku balap liar di Jakarta, dengan mengadakan ajang Street Race akhirnya meluas hingga keluar wilayah Polda Metro Jaya.

Hal tersebut dibuktikan oleh anggota Sat Lantas Polres Tangerang Selatan, yang melakukan survei lokasi yang rencananya akan dijadikan street race di wilayah BSD.

Menurut Ajun Komisaris Dicky Dwi Priambudi Arief Sutarman, Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan mengatakan, selain melakukan survei, Polres Tangsel juga mengajak komunitas dan joki balap motor untuk melihat langsung kondisi aspal, yang akan digunakan sebagai balapan street race.

Balapan ini bertujuan untuk menyalurkan kegiatan pebalap motor agar tidak lagi melakukan balap liar di jalan raya.

“Tujuannya untuk melakukan double dan triple check kondisi trek yang ada di lapangan dari aspek keamanan dan aspal yang akan digunakan untuk balapan nanti,” ungkap Dicky dikutip dari laman NTMC Polri.

Trek yang telah di periksa itu cukup untuk jarak 401 meter, bahkan untuk 800 meter. Dicky mengatakan hasil pengecekan hari ini, akan dilaporkan ke Kapolres dan Dirlantas Polda Metro Jaya.

“Nanti kita akan sampaikan terkait pengecekan kepada pimpinan kami bapak Kapolres dan bapak Dirlantas Polda Metro Jaya, tadi kita juga sudah diskusi dengan komunitas dan joki balap kondisi aspal juga layak dam faktor keselamatan sudah mendukung,” bebernya.

Sementara Wahyu Kandacong yang mewakili komunitas pencinta motor Senang Kencang mengatakan bahwa kondisi aspal dan lokasi street race BSD yang dicobanya sudah mumpuni untuk balapan.

“Aspalnya baik, lebar jalannya juga sudah cukup lebar, tadi saya coba pakai motor untuk aspalnya sudah enak untuk dijadikan street race, ya semoga bisa cepat di realisasikan,” pungkasnya.