Honda Tertarik Pasarkan Motor Petualang CBF190X?

Honda CBF190X.
Sumber :
  • Paultan.org

VIVA.co.id – Motor dua alam jenis adventure belakangan diminati para pabrikan otomotif. Hal itu melihat dari tren sepeda motor ke arah demikian, termasuk gaya modifikasi yang banyak ditempuh pemilik sepeda motor Tanah Air.

Belakangan Kawasaki menyiapkan Versys 250, termasuk dengan Suzuki yang menyiapkan V-Storm 250. Lantas bagaimana Honda Indonesia, akankah bakal memboyong motor petualang entry-level, mengingat saat ini Astra Honda Motor hanya memasarkan edisi mesin 500cc, yakni CB500X?

Diketahui, saat ini Honda juga memiliki sepeda motor jenis adventure. Setidaknya hal itu terlihat di pameran motor yang digelar di China, namun dengan kapasitas mesin di bawah 250cc, yakni CBF190X. Motor jenis adventure ini diluncurkan untuk melengkapi lini Honda, yang sebelumnya diisi dengan CB190R dan CBF190R.

Desain motor ini mirip dengan CB500X, motor gede (moge) adventure andalan Honda yang saat ini mulai banyak peminatnya. Penahan angin (windshield) depan dibuat sedikit tinggi, sehingga pengendara aman dari terpaan angin.

Menurut Deputy Head of Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibuddin, pihaknya sejauh ini belum akan mendatangkan atau merilis motor tersebut di Indonesia. Kata dia, banyak hal yang terus menjadi pertimbangan salah satunya soal fokus bisnis AHM ke depan.

"Saat ini kami masih fokus ke segmen sport yang ada. Kami juga baru saja meluncurkan CBR250RR, jadi kalau itu kami belum pikirkan," kata Muhib saat berbincang dengan VIVA.co.id

Muhib hanya menyatakan, sejauh ini pihaknya mengapresiasi langkah sejumlah pabrikan lain yang menghadirkan model demikian, karena akan banyak ragam motor yang menjadi pilihan masyarakat. “Kami turut senang, karena jadi akan banyak pilihan motor di masyarakat.”

Sementara itu, Finance Director AHM, Erik T Sadikin, mengatakan hal senada. Ditemui di kesempatan yang sama, Erik mengatakan Honda Indonesia belum akan melirik segmen demikian meskipun peluang untuk bermain ke sana terbuka lebar.

"Kami lihat segmennya masih kecil, peminatnya masih terbatas hobi, maka itu kami belum memikirkan untuk menyiapkan motor tersebut di Indonesia," kata Erik kepada VIVA.co.id.