Halo
Pembaca

VIVANetworks

News

Bola

Sport

Showbiz

LifeStyle

Otomotif

Digital

Ragam

Militer

Netizen

Lintas

Informasi

Senin, 29 Juni 2020 | 20:46 WIB

Ganti Oli Disemprot Angin Kompresor Ternyata Berisiko, Sudah Tahu?

Team VIVA »
Pius Yosep Mali
Foto :
  • VIVA.co.id/Hadi Suprapto
Pekerja Indonesia di bengkel Daihatsu Sigha Jepang

VIVA – Mengganti oli mesin mobil menjadi kegiatan yang wajib dilakukan oleh pemilik kendaraan, untuk memastikan kendaraanya dalam kondisi prima. Rutinitas tersebut, bisa dilakukan berdasarkan perhitungan jarak tempuh kendaraan, ataupun durasi (kurun waktu) tertentu.

Penggantian pelumas mesin tersebut bisa dengan cara memanfaatkan layanan di diler resmi, maupun dilakukan di bengkel umum. Prosesnya, oli yang ada di dalam mesin dikeluarkan dengan membuka baut di bawah mesin, dan ditampung menggunakan wadah.

Baca Juga

Saat mengeluarkan cairan pelumas dari dalam mesin, tak jarang mekanik memakai semprotan angin dari kompresor dari bagian lubang oli di atas mesin. Tujuannya, untuk membantu mengalirkan ke bawah lebih cepat, kemudian bisa segera mengisi pelumas baru ke ruang mesin.

Product Improvement Department Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Bambang Supriyadi pernah mengatakan, menyemprotkan angin dari kompresor saat pergantian oli kurang tepat, dan dikhwatirkan ada uap air yang ikut masuk. Uap air tersebut berisiko menimbulkan korosi jika masuk ke ruang mesin.

Topik Terkait
Saksikan Juga
Terpapar Corona, Ini Data Tenaga Medis Meninggal Dunia
TVONE NEWS - 3 bulan lalu
Terpopuler