Langkah Mudah Menyiapkan Mobil Hadapi Musim Hujan

Ilustrasi ban mobil
Sumber :
  • dok. MMKSI

VIVA – Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG menunjukkan, bahwa hujan sudah mulai mengguyur sebagian wilayah di Indonesia pada bulan kemarin.

Wilayah yang kejatuhan air dari langit yakni di area Sumatera, bagian ujung barat Jawa, Kalimantan, serta Papua. Pada bulan ini, diprediksi curah hujan di wilayah Jawa akan mulai meningkat.

Adanya informasi ini membuat para pemilik mobil perlu waspada, dan mulai mengambil langkah-langkah antisipasi saat nanti mereka harus mengemudi di tengah guyuran hujan.

Head of After Sales Marketing and Promotion Section PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia, Tegar Ardisura Raharja mengatakan bahwa selama digunakan di musim kemarau, ada beberapa bagian mobil yang kemampuannya menurun akibat terpapar panas.

“Kelistrikan dan semua yang terbuat dari karet, ada hubungannya dengan panas tinggi. Sistem kelistrikan dan karet-kareet jadi perhatian utama dari cuaca ekstrem,” ujarnya saat konferensi pers virtual, dikutip VIVA Otomotif Senin 4 Oktober 2021.

Dengan adanya prediksi musim hujan akan segera tiba, Tegar menyarankan para pemilik mobil untuk mulai memeriksa beberapa komponen yang ada. Mulai dari soket listrik di area mesin, hingga wiper yang berfungsi menghapus air di kaca.

Karena harganya cukup terjangkau dan bisa diganti sendiri, Tegar menyarankan agar karet wiper diganti apabila hal itu sudah lama tidak dilakukan.

karet wiper mobil.

Photo :
  • Jeffry Yanto/VIVA.co.id

Bagian dari mobil lainnya yang juga tidak kalah penting, kata Tegar adalah ban. Karet bundar itu menjadi satu-satunya komponen yang bersentuhan dengan aspal, dan berpengaruh besar pada kestabilan.

“Saya khawatirnya bukan kapan ban rusak, tapi lebih pada grip ban ketika melewati cuaca hujan. Jadi, usahakan lakukan penyilangan ban di 10 ribu kilometer,” tuturnya.

Cara paling mudah untuk melakukan itu, yakni dengan menukar posisi ban secara menyilang. Jadi, ban kiri belakang dipindah ke kanan depan dan sebaliknya. Namun, terlebih dahulu perhatikan alurnya apakah satu atau dua arah.

“Untungnya, mobil-mobil Mitsubishi bannya all around, bukan simetris yang harus ada di posisi yang sama,” ungkapnya.