Bahaya Pakai Obat Jamur di Mobil, Jarang yang Tahu

Memoles mobil.
Sumber :
  • Toyota

VIVA.co.id - Perawatan mobil di saat musim hujan memang perlu perlakuan ekstra. Sebab, jamur mudah muncul di berbagai permukaan mobil, tentunya dapat merusak penampilan mobil kesayangan.

Cara umum yang paling banyak dilakukan pemilik kendaraan adalah menghilangkan noda atau jamur dengan obat antijamur.

Tetapi, tentu Anda tidak mengetahui bahaya menggunakan obat antijamur. Sebab, obat antijamur bisa menimbulkan flek putih. Selain itu, penggunaan obat antijamur yang salah juga bisa mempertipis kaca mobil Anda.

Banyak orang yang merasa takjub dengan hasil penggunaan dari obat jamur ini pada mobil mereka. Alasannya adalah karena sekali oles bisa langsung menghilangkan jamur setebal apapun, namun kaca mobil pun ikut terkena dampaknya.

Obat antijamur bisa dibilang sama dengan obat pembersih keramik. Lebih keras lagi, kalau obat antijamur asamnya lebih kuat. Obat jamur tidak lagi menggunakan HCl tapi HF atau hidro clorid, lebih dikenal masyarakat sebagai air keras.

Karena hal inilah, kebanyakan salon-salom mobil menengah atas sudah tidak mau menggunakan obat antijamur cair. Karena sudah tahu risikonya.

Contoh ketika terkena bodi langsung bisa mengelupas, jika sampai terkena tangan jadi gatal atau bengkak. Maka itu, berhati-hatilah dalam menggunakan obat jamur mobil.

Cara yang paling bijak adalah segera melakukan bilas mobil dan segera langsung mengeringkannya dengan kanebo setelah diguyur hujan. (Sumber: CarCare, Toyota)