Pilkada Banjarmasin: Ibnu Sina Klaim sudah Kampanye di 500 Titik

Calon Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina (antara)
Sumber :

VIVA – Calon Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina yang menjadi paslon nomor urut 2 di pilkada tahun 2020 mengaku sudah berkampanye di 500 titik untuk menyampaikan visi dan misinya.

"Usaha untuk menyampaikan visi dan misi sudah kami laksanakan, kurang lebih di 500 titik sampai saat ini," ujar Ibnu Sina saat bersilaturahmi ke kantor Biro Lembaga Kantor Berita Antara Provinsi Kalimantan Selatan di Jalan Brigjen Hasan Basri, Banjarmasin Utara, Senin (23/11).

Saat berbincang santai dengan sejumlah awak redaksi, Cawali petahan tersebut  mengatakan, Pilkada di masa pandemi COVID-19 ini cukup berat dilalui, khususnya melaksanakan kampanye untuk menyampaikan visi dan misi ke masyarakat, sebab hanya bisa melaksanakan pertemuan terbatas, karena harus taat protokol kesehatan.
 
Dia membandingkan pengalamannya pada masa kampanye di periode pertama, lebih leluasa untuk mengumpulkan orang banyak, hingga kampanye tatap muka lebih efektif.

"Untungnya saat ini zaman medsos, jadi bisa dimaksimalkan juga di sana, meski pertemuan tatap muka bisa lebih erat," ujar Cawali yang diusung Partai Demokrat, PKB, PDIP dan didukung PSI tersebut.

Karenanya, kata Ibnu Sina, dirinya dan H Arifin Noor tetap melakukan blusukan untuk bertemu langsung dengan masyarakat, hingga sampai 500 titik tersebut.

"Upaya kita untuk meyakinkan masyarakat akan fakta-fakta, ini bukan janji, tapi sudah teruji, dipastikan realisasinya," tutur Ibnu Sina.

Menurut dia, dirinya ingin menuntaskan pekerjaan yang sudah dijalankan selama ini memimpin Banjarmasin di periode pertama, di mana ada 20 program untuk periode kedua.

"Inilah pentingnya dua periode itu, supaya pembangunan berkesinambungan, hingga bisa tuntas, karena kami sudah mulai dari awal," pungkasnya.

Pilkada Kota Banjarmasin 2020 diikuti empat pasang calon, Paslon nomor urut 1, H Haris Makkie dan Ilham Noor diusung Gerindra, PPP dan PBB, Paslon nomor urut 2, H Ibnu Sina dan H Arifin Noor diusung Partai Demokrat, PKB dan PDIP, Paslon nomor urut 3, H Khairul Saleh dan Habib Muhammad Ali Alhabsy dari jalur perseorangan dan Paslon nomor urut 4, Hj Ananda dan H Mushaffa Zakir diusung Golkar, PKS, Nasdem dan PAN. (ant)