Cek Fakta: TKA China di Palembang Pakai APD biar Dikira Tenaga Medis

Tangkapan layar (screenshot) sebuah unggahan video di Youtube dengan klaim ratusan pekerja asing asal China mengenakan baju hazmat untuk masuk ke Palembang agar dikira para tenaga medis.
Sumber :
  • Cekfakta.com

VIVA – Beredar video yang diunggah di kanal Youtube bernama Lensa Kawo dengan judul “TKA CHINA MASUK PALEMBANG DENGAN APD LENGKAP, BIAR DIKIRA NAKES!?!?”

Video yang diunggah pada 20 Mei 2020 ini diberi keterangan sebagai berikut:

“#TKAChina #Palembang #KostumNgibul #BandaraPalembang #TKAMasukIndonesia #Fakta #BukanHoax”

HASIL CEK FAKTA

Berdasarkan hasil penelusuran, klaim bahwa adanya tenaga kerja asing (TKA) asal China masuk atau datang ke Palembang via Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang adalah klaim yang salah. Para pekerja asal Tiongkok dalam video itu bukan datang atau masuk ke Palembang, melainkan akan dipulangkan ke negara asal.

Sebanyak 141 warga negara Tiongkok yang bekerja di Sumatera Selatan dipulangkan ke negara asal menggunakan maskapai Cambodia Airways dengan mengenakan baju hazmat atau pakai dekontaminasi.

Mereka tiba ke Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin pada Rabu siang, 20 Mei 2020 dengan lima bus dan menggunakan baju hazmat putih serta masker sesuai protokol kesehatan pencegahan penularan COVID-19.

“Ada 141 WNA dari PT China Harbour Indonesia yang melakukan penerbangan repatriasi hari ini, mereka memang pulang karena informasinya proyek tempat mereka bekerja sudah selesai,” kata General Manager Bandara SMB II Fahroji sebagaimana dilansir dari Antara.

Fahrozi bilang, karena jumlah TKA yang mencapai ratusan maka mereka harus menggunakan jalur khusus layaknya jemaah haji agar tidak mengganggu jalur operasional penumpang lainnya di Bandara SMB II. Sebanyak 49 pekerja lainnya asal China menyusul dipulangkan juga keesokan hari.

Menurut Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Palembang, Nur Purwoko, para pekerja asing asal China itu telah memenuhi tiga syarat, persyaratan dari negara tujuan, dari asosiasi penerbangan internasional, telah di-rapid test untuk deteksi dini COVID-19.

Berdasarkan informasi yang diterima, kata Nur, para pekerja itu sebelumnya bekerja di Tanjung Tapa, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Sifatnya adalah repatriasi ke negara asalnya. Sementara, mengenai penggunaan pakaian hazmat itu sebagai antisipasi mereka atas wabah COVID-19. “TKA ini akan pulang, dan sebagai perlindungan diri mereka menggunakan hazmat,” katanya.

KESIMPULAN

Sebanyak 141 warga negara Tiongkok yang bekerja di Sumatera Selatan itu BERANGKAT dipulangkan ke negara asal, bukan masuk atau datang ke Palembang atau Sumatera Selatan.

RUJUKAN

https://cekfakta.com/focus/4763