Ramadan Datang, Momen Hindari Dosa dan Teror
- REUTERS
Dia meminta ormas tidak melakukan sweeping, atau razia selama bulan puasa. "Tidak boleh sweeping, tegas saja. Tidak boleh sweeping. Itu tugasnya bukan ormas," kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa 15 Mei 2018.
Tak hanya itu. Sandiaga pun mau masyarakat tidak melakukan kegiatan sahur on the road. Sebab, kegiatan itu dinilai akan mengganggu ketertiban masyarakat. Untuk berbagi, dia menyarankan, masyarakat menyalurkannya lewat Bazis dan tempat-tempat ibadah.
Bulan Ramadan, menurut Ketua Majelis Ulama Indonesia Bidang Informasi dan Komunikasi, Masduki Baidlowi, menjadi momentum kebangkitan spritual umat Islam. Umat diajak memperbanyak iman dan ilmu agama daripada melakukan perbuatan tercela.
Di tengah masyarakat yang majemuk, perlu adanya sikap saling bertoleransi dalam menghargai perbedaan. "Dalam menjalankan agama, tidak terjebak pada pertentangan dan perselisihan, termasuk perbedaan paham keagamaan, serta menghindari perbuatan yang sia-sia dan pemborosan," ujarnya, di kantor MUI, Selasa 15 Mei 2018.
MUI pun bakal melakukan pemantauan terhadap siaran-siaran informasi yang berada di media massa. Cara itu untuk menjaga kekhusyukan ibadah dan tidak menyiarkan informasi yang mengarah negatif. Dalam pemantauan konten siaran ini, Komisi Penyiaran Indonesia turut dilibatkan.
"MUI tetap mengimbau agar berbagai media massa tidak menyiarkan tayangan yang bersifat pornografi, pornoaksi, bermuatan ramalan, kekerasan, lawakan berlebihan, dan cara berpakaian yang tidak sesuai," katanya. (asp)