Pensiunan Pun Dapat THR

Para Pegawai Negeri Sipil saat menjalani baris-berbaris beberapa waktu lalu.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho

Dorong Ekonomi dari Konsumsi 

Kemudian, besaran dana APBN yang mencapai Rp35,76 triliun tersebut tentunya tak hilang begitu saja bagi ekonomi. Terlebih gelontoran dana tersebut akan mengalir hingga ke aparatur negara yang berada di pelosok Indonesia.  Sehingga diharapkan ikut mendorong ekonomi wilayah meski tak terlalu signifikan.

Wakil Direktur Insitute for Development of Economics and Finance (INDEF), Eko Listiyanto mengatakan upaya pemerintah yang mengeluarkan THR dan gaji ke-13 PNS dan TNI-Polri serta pensiunan memang merupakan bagian dari mendorong daya beli masyarakat pada tahun ini.

Selain itu, pemberian THR dan gaji ke-13 tersebut juga sangat penting disaat kondisi ekonomi kurang baik, di mana gaji seperti pensiunan sangat kecil diterima sehingga diharapkan ini bisa membantu pensiunan bertahan hidup dan mengurangi bebannya selama ini. 

Sementara, dana yang mencapai Rp36,76 triliun tersebut, lanjut Eko masih tergolong kecil bila dibandingkan dengan total belanja APBN 2018 yang kini mencapai Rp2.000 triliun lebih. Sehingga, besaran dana yang dikeluarkan negara belum menjadi beban bagi APBN.

"Saya rasa tidak begitu (membebani) ke APBN. Tapi ini memang penting diperhatikan, terlebih banyak tantangan penerimaan awal tahun. Untuk itu, Kementerian Keuangan sebaiknya mencari alokasi yang tidak mengganggu sejumlah belanja yang sudah ada," tegasnya saat ditemui VIVA di Hotel Ibis, Jakarta, Rabu 23 Mei 2018.

Eko mengungkapkan, alokasi dana yang bisa dilakukan Kemenkeu tersebut antara lain dari efisiensi belanja-belanja yang kurang penting, seperti konsinyering di hotel-hotel, perjalanan dinas ke luar negeri dan alokasi lain yang tak berdampak terhadap ekonomi.

"Meski THR diberikan tentu ini tak signifikan bila melihat jumlahnya dibanding total penduduk. Tapi kalau ditambah dengan gaji ke-13 dan berbagai macam stimulus lainnya, ini bisa saja mendorong konsumsi kembali ke arah lima persen tahun ini," ujarnya.

Senada dengan Eko, Pengamat Ekonomi Indef, Bhima Yudhistira mengatakan jika melihat jumlah PNS ditambah pensiunan saat ini yang mencapai empat juta orang, maka dana THR yang diberikan bila dibelanjakan secara langsung diperkirakan akan mendorong konsumsi tumbuh sebesar 5,2-5,3 persen pada kuartal II-2018.