MRT Jakarta, Seberapa Siap?
- instagram @mrtjkt
Namun Direktur Keuangan dan Administrasi PT MRT Jakarta, Tuhiyat menuturkan belum ada keputusan final terkait tarif. Saat ini, pihaknya masih terus melakukan diskusi dengan Pemprov DKI Jakarta, yang diwakili sebuah tim bentukan Pemprov guna mengelaborasi subsidi tarif.
"Kami pihak MRT hanya mengusulkan dan melakukan diskusi dengan Pemprov DKI Jakarta. Progresnya sekarang sudah berlangsung diskusi, baik dengan perangkat Pemprov DKI seperti Bappeda, Dishub, serta dengan tim tarif dan subsidi yang dibentuk Pemprov DKI Jakarta," ujarnya.
Pusat Transportasi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, Mass Rapid Transit (MRT) akan berintegrasi dengan Bus Rapid Transit (BRT) yang akan mempermudah warga DKI Jakarta menggunakan transportasi umum, baik bus medium maupun mikro.
Anies mengatakan, pihaknya akan mendiskusikan integrasi MRT dan BRT, termasuk dengan harga tiket yang akan dijual. "Setelah terintegrasi kami akan umumkan total biayanya berapa," ujarnya.
Ia berharap MRT dapat beroperasi sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan. Saat ini, sudah ada enam rangkaian kereta yang sudah ada di Jakarta. Nantinya, akan ada 16 kereta MRT yang akan beroperasi di Ibu Kota.
"Kami harapkan MRT akan beroperasi tepat waktu pada Maret 2019, kami akan ada 16 rangkaian, jadi masih ada 10 rangkaian lain yang akan datang," ujar Anies.
Dengan persiapan yang matang pula, Anies berharap warga Jakarta bisa menggunakan MRT dengan bijak dan menjaga bersama-sama. Yuk, kita jaga fasilitas untuk Jakarta lebih baik.