Ribut Enggak Penting Konsultan Asing

Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo (kanan) dan Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto (kiri)
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

"Tidak ada ketentuan spesifik soal konsultan asing. UU Pemilu kita tak mengatur soal larangan penggunaan mereka dalam proses pemilu," kata Titi kepada VIVA, Kamis, 7 Februari 2019.

War of Stupid

Komisi Pemilihan Umum menegaskan, tak ada larangan penggunaan konsultan asing di Pemilu 2019. Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengatakan, merujuk aturan UU Pemilu yang ada membahas tim kampanye dengan syarat warga negara Indonesia (WNI).

"Tim kampanye itu harus WNI kan. Mungkin maksud konsultan asing itu bukan tim kampanye. Konsultan asing itu enggak ada dalam UU Pemilu," ujar Wahyu kepada wartawan, Kamis, 7 Februari 2019.

Pakar komunikasi politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio mengatakan, memang tak ada masalah dengan penggunaan konsultan asing untuk Pilres 2019. Namun, yang jadi sorotan karena isu ini awalnya diucapkan Jokowi yang notabene masih menjabat presiden.

Baca: Fadli Sindir Hasto: Konsultan Asing Ajari Mega Bicara di Pilpres 2009

Hendri menekankan sebagai capres petahana, Jokowi harus bisa meredam ofensif. Meski maksud Jokowi mengucapkan hal itu untuk menangkal serangan hoax.

"Ini kan Jokowi yang bicara. Itu bisa jadi serangan balik ke dia. Ya dia itu masih presiden resmi dan capres petahana," kata Hendri, Kamis, 7 Februari 2019.

Dua kubu yang bersaing di Pilpres 2019 pun saling melempar serangan. Melalui tim suksesnya, mereka saling berargumen penggunaan konsultan asing di perhelatan pilpres yang sudah lewat.

Membantah penggunaan konsultan asing di Pilpres 2019, para elite ini menyinggung kiprah di pemilu sepuluh tahun lalu. Saat itu di Pilpres 2009, Prabowo sebagai cawapres dari Megawati Soekarnoputri.

Baca: Bantah Pakai Konsultan Asing, Jokowi: Hoax Itu

Sekretaris Jenderal sekaligus Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto menyebut, Prabowo menggunakan jasa konsultan asing di Pilpres 2009. Kata dia, meski Prabowo menggunakan konsultan asing, tapi Megawati menolaknya.

Kubu Prabowo yang diwakili anggota dewan pengarah BPN, Fadli Zon tak menampik tudingan itu. Ia membenarkan jasa konsultan asing yang dipakai adalah Rob Allyn. Tapi, menurut dia, Megawati sebagai pasangan Prabowo di Pilpres 2009 ikut menikmati jasa konsultan asal AS itu.