Tangkal Hoax Jelang Pilpres

Seorang warga membubuhkan tanda tangan untuk mendukung Pemilu 2019 anti hoax saat berlangsung Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Kawasan Bundaran HI Jakarta
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Pertama, ada pihak berkepentingan yang sengaja merancang dan menyebarkannya. Kedua, ketika masyarakat telah menyadari itu, artinya mereka dapat pasang ‘kuda-kuda’ kalau-kalau menangkap informasi palsu, entah di gawai hingga cerita dari kerabat.
 
Berpikir kritis dan mempertanyakan kebenaran suatu informasi adalah langkah pertama yang dapat diterapkan. Selanjutnya, mencerna terlebih dahulu informasi yang diterima, sebelum yakin keabsahannya, tahan diri untuk tidak menyebarkan. Jurus lainnya adalah melakukan cek fakta melalui situs-situs yang tersedia.  
 
Belakangan ini, Presiden RI Joko Widodo bahkan ikut membeberkan rumus menangkal hoaks, seperti yang dicuitkan di Twitter pada Selasa 2 April 2019. “Dengan pikiran, akal sehat, dan mengecek fakta; kita tahu semua itu hoaks belaka," kata Presiden.

Sementara itu, Kominfo mengimbau warganet yang menerima informasi elektronik yang patut diduga diragukan kebenarannya dapat menyampaikan kepada kanal pengaduan konten melalui email: aduankonten@kominfo.go.id atau akun Twitter @aduankonten. (art)