Setelah Merapi, Delapan Gunung Waspada
- AP Photo
Dan kini delapan gunung kategori A, sudah masuk dalam tahap waspada. Gunung-gunung itu adalah Sinabung, Gunung Talang, Gunung Anak Krakatau, Gunung Papandayan, Gunung Slamet, Gunung Dieng, Gunung Semeru, dan Gunung Bromo.
Ada satu gunung lagi yang lebih tinggi levelnya yakni Gunung Karangetang di Kabupaten Sangihe, Sulawesi Utara. Gunung ini berstatus Siaga. Gunung ini pernah meletus pada Jumat 6 Agustus 2010. Merapi, Karangetang dan 8 delapan gunung itu, kini dipantau ketat pemerintah.
Selain dipantau ketat, warga di sekitar juga bersiaga, sebab aktivitas gunung-gunung itu sulit diprediksi. ” Status waspada kita berikan karena kawah gunung tidak dalam kondisi aman untuk didekati,” kata Kepala Sub Bidang Pengamatan Gunung Api Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana dan Geologi Kementerian ESDM, Agus Budianto, kepada VIVAnews.com, Jumat 29 Oktober 2010.
Gunung Anak Krakatau, semenjak 2007 kerap mengeluarkan lava pijar, walau volumenya masih rendah. Letusan kecil juga sering terjadi. Untuk sementara, jika letusan masih kecil, tidak berbahaya. Sebab, kata Agus, "Pemukiman terdekat jaraknya sekitar 46 kilometer."
Gunung yang belakangan juga sering "batuk" adalah Semeru di Jawa Timur. Semeru kini giat membangun kubah lava, yang terkadang diikuti guguran lava pijar dan hujan abu.
"Ini masih mirip-mirip Merapi sedikit. Bedanya, kalau model Merapi, kita jarang melihat aktivitas letusan terus menerus. Kalau Semeru sering, tetapi tidak berbahaya," katanya.
Agus menambahkan bahwa jika dilihat dari aktivitas tremor, trennya memang meningkat. Tapi masih dalam status waspada. Untuk itulah warga diminta menjauh dari puncak Semeru.
Pemerintah Jawa Timur tak mau kecolongan. Kini mereka bersiaga menghadapi segala kemungkinan terburuk – pasca meletusnya Merapi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Jawa Timur, sudah melakukan sejumlah langkah.
"Kami sudah sosialisasikan kepada masyarakat soal status Waspada sehingga diharapkan tidak ada korban," kata Kepala BPBD Jatim, Siswanto, Kamis 28 Oktober 2010. Sarana dan prasarana disiapkan, misalnya, pusat informasi bencana, lokasi penampungan, puskesmas, angkutan evakluasi, juga masker.
Bumi bergerak
Memang tak ada kaitan antara letusan Gunung Merapi dengan peningkatan aktivitas delapan gunung itu. Namun, menurut Agus Budianto, dinamika bumi bisa membuat gunung-gunung itu saling terkait.