Adu Program Kerakyatan Jokowi-JK dan Prabowo-Hatta

Deklarasi Prabowo Subianto-Hatta Rajasa
Sumber :
  • VIVAnews/Muhamad Solihin

Keempat, mewujudkan kualitas hidup manusia Indonesia yang tinggi, maju dan sejahtera. Kelima, mewujudkan bangsa yang berdaya saing. Keenam, mewujudkan Indonesia menjadi negara maritim yang mandiri, maju, kuat, dan berbasiskan kepentingan nasional. Dan ketujuh, mewujudkan masyarakat yang berkepribadian dalam budaya.

Jokowi-JK juga menyertakan sembilan agenda prioritas untuk mewujudkan visi dan misi mereka. Agenda ini disebut sebagai Nawa Cita. Diklaim berisi sembilan program cita-cita menuju Indonesia hebat.

Adapun sembilan agenda itu adalah:

1. Menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara.
2. Membuat pemerintah tidak absen dengan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya.
3. Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daaerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.
4. Menolak negara lemah dengan melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya.
5. Meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia.
6. Meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional.
7. Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik.
8. Melakukan revolusi karakter bangsa.
9. Memperteguh kebhinekaan dan memperkuat restorasi sosial Indonesia.

Masih disempurnakan

Meski visi dan misi Jokowi-JK sebagai bakal capres dan cawapres telah dipaparkan ke publik, Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP Puan Maharani menyatakan masih harus dilengkapi supaya menjadi lebih baik.

"Kami masih punya waktu untuk melengkapi, kemudian mempertegas dan memperjelas program visi misi tersebut," ujar Puan di sela Rapat Koordinasi Nasional PDIP, Selasa 20 Mei 2014.

Menurut Puan, Jusuf Kalla sudah mempunyai satu cita-cita yang sama dalam membangun bangsa ini berdasarkan Trisakti Bung Karno. Di visi misi Jokowi-JK juga akan diusung pemahaman berdikari di bidang ekonomi dan politik.

"Pemahaman berdikari di bidang ekonomi bukan berarti anti Amerika atau asing, kalau kita kurang, ya boleh saja impor. Berdikari di bidang politik bukan berarti kita anti asing, tapi pemahamannya ini negara merdeka yang punya UUD yang harus dijalankan," kata dia.

Visi dan Misi Prabowo-Hatta

Lain Jokowi-JK, lain pula Prabowo-Hatta Rajasa. Pasangan bakal calon yang diusung enam partai politik menggandeng mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu.